Transformasi BRIvolution Reignite Kian Ngebut, BRI Perkuat Kontribusi bagi Ekonomi Nasional dan Program Pemerintah

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Kamis, 30 Juli 2026 | 08:57 WIB
BRI percepat transformasi BRIvolution Reignite, perkuat penyaluran KUR, KPR subsidi, dan kontribusi bagi ekonomi nasional. (Dok. Humas BRI)
BRI percepat transformasi BRIvolution Reignite, perkuat penyaluran KUR, KPR subsidi, dan kontribusi bagi ekonomi nasional. (Dok. Humas BRI)

TITIKTEMU.CO – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mempercepat implementasi transformasi BRIvolution Reignite sebagai strategi utama dalam memperkuat daya saing perusahaan sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui transformasi tersebut, BRI menargetkan pertumbuhan bisnis yang sehat, berkelanjutan, dan mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat serta para pemangku kepentingan.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menjelaskan bahwa BRIvolution Reignite merupakan kerangka transformasi yang dirancang untuk memperkuat fondasi bisnis Perseroan. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi dan daya saing perusahaan, tetapi juga memastikan setiap pencapaian BRI memberikan manfaat nyata bagi negara, masyarakat, hingga para pemegang saham.

Menurut Hery, transformasi tersebut menjadi bagian dari komitmen BRI dalam mendukung arah strategis Danantara Indonesia sekaligus memperkuat peran bank sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.

Baca Juga: Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro usai OTT KPK, Diduga Terima Suap Proyek dan Jual Beli Jabatan

Dua Pilar Transformasi Perkuat Bisnis BRI

Dalam implementasinya, BRIvolution Reignite dibangun di atas dua pilar utama yang didukung enam enabler sebagai motor perubahan di seluruh organisasi.

Pilar pertama, Transform the Funding Franchise, difokuskan pada penguatan struktur pendanaan agar semakin efisien, stabil, dan didominasi dana murah melalui peningkatan CASA serta pengembangan kapabilitas layanan transaction banking.

Sementara itu, pilar kedua, Revamp Existing Core and Build New Core, diarahkan untuk memperkuat bisnis inti kredit mikro sekaligus memperluas pertumbuhan consumer banking sebagai sumber pertumbuhan baru yang mampu menjawab kebutuhan nasabah dan perkembangan industri.

Baca Juga: Mahfud MD Soroti Penahanan Febrie Adriansyah Tanpa Rompi Pink dan Borgol, Bandingkan dengan Nadiem hingga Tom Lembong

Kinerja Keuangan Tumbuh Positif

Transformasi tersebut tercermin pada capaian kinerja BRI hingga Triwulan I 2026.

Total aset BRI Group tercatat meningkat 7,2 persen secara tahunan menjadi Rp2.250 triliun. Penyaluran kredit dan pembiayaan juga naik 13,7 persen menjadi Rp1.562 triliun, sementara laba bersih konsolidasian mencapai Rp15,5 triliun.

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 9,4 persen menjadi Rp1.555,1 triliun, yang turut mendorong penurunan biaya dana (cost of fund) dari 2,98 persen menjadi 2,33 persen.

Penyaluran KUR Tembus Rp103,81 Triliun

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X