Di media sosial, potongan video memang bisa membuat sebuah kejadian terlihat jauh lebih sederhana daripada kenyataan di lapangan. Satu rekaman memperlihatkan orang berlarian, sementara konteks mengenai apa yang terjadi beberapa menit sebelumnya belum tentu ikut terekam.
Baca Juga: Nama Erwan Setiawan Diseret Lagi, 11 Akun Medsos Kini Dibidik Kuasa Hukum Wagub Jabar
Polisi kini memastikan situasi di kawasan tersebut telah ditangani. Masyarakat juga diminta tidak langsung menyimpulkan kejadian hanya berdasarkan narasi yang beredar di media sosial.
Kasus ini menjadi pengingat kecil tentang betapa cepatnya keributan lokal berubah menjadi kepanikan publik ketika masuk ke media sosial. Apalagi ketika satu kata seperti “diserang” sudah terlanjur menjadi judul, sementara fakta di lapangan ternyata memiliki cerita yang lebih rumit.***
Artikel Terkait
Dibilang Harus Jadi Bos Sendiri? Tenang, Karier Kantoran Juga Bisa Jadi Pilihan Cerdas
Siklon Tropis NOUL Mulai Bikin Waswas, 3 Wilayah Ini Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Dihantam Angin Kencang
Nama Erwan Setiawan Diseret Lagi, 11 Akun Medsos Kini Dibidik Kuasa Hukum Wagub Jabar
Juara Matematika Usia 7 Tahun Pilih Mundur dari Kompetisi di Jerman, Alasannya Bukan Soal Uang
Terduga Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok di Bali, Tangis Anak Kelas 1 SD Bikin Hati Teriris
Tribun Kejurnas Drift Purwokerto Mendadak Ambruk, Penonton Berjatuhan hingga Ambulans Hilir Mudik
UKKJ Guru Madrasah 2026 Segera Digelar, Kemenag Siapkan 14.080 Formasi untuk Kenaikan Jenjang Jabatan
Dudung Bicara Keras soal Pencuri Ayam Tewas di Bali: Salah Tetap Salah, Tapi Nyawa Bukan Hukuman