Siklon Tropis NOUL Mulai Bikin Waswas, 3 Wilayah Ini Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Dihantam Angin Kencang

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Minggu, 26 Juli 2026 | 22:56 WIB

TITIKTEMU.CO-Langit Indonesia belum benar-benar tenang. Di tengah aktivitas masyarakat yang tetap berjalan seperti biasa, Siklon Tropis NOUL justru ikut “mengaduk” atmosfer dan meningkatkan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut dampak siklon tersebut memang tidak dirasakan Indonesia secara langsung. Namun, pengaruh tidak langsungnya cukup untuk mengubah kondisi cuaca dan perairan di beberapa kawasan.

Wilayah Natuna, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Utara menjadi beberapa daerah yang perlu mencermati perkembangan cuaca. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah tersebut dalam periode yang dipengaruhi aktivitas atmosfer ini.

Baca Juga: Kaesang Mau Nyaleg di Dapil Puan, Ganjar Justru Respons Begini

Bukan cuma hujan. Sulawesi Utara juga mendapat perhatian karena berpotensi mengalami angin kencang. Kondisi tersebut berkaitan dengan sirkulasi atmosfer yang terbentuk akibat keberadaan Siklon Tropis NOUL.

Situasi di laut juga tak kalah penting. BMKG memperkirakan gelombang setinggi sekitar 1,25 hingga 2,5 meter dapat terjadi di sejumlah perairan Indonesia.

Beberapa wilayah yang perlu diwaspadai antara lain Laut Sulawesi, perairan Kepulauan Sangihe-Talaud, serta Laut Maluku. Potensi gelombang tinggi juga dapat muncul di Samudra Pasifik bagian utara Maluku hingga Papua Barat Daya.

Baca Juga: Download MB WhatsApp iOS 9.52: Keamanan, Fitur, dan Perbedaannya dengan WA Meta 2026

Bagi orang yang tinggal jauh dari laut, angka 2,5 meter mungkin terdengar seperti sekadar informasi cuaca. Tetapi bagi nelayan dan awak kapal, gelombang dengan ketinggian tersebut bisa menjadi faktor penting yang menentukan aman atau tidaknya perjalanan.

Karena itu, BMKG mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir untuk tidak menganggap remeh perubahan cuaca. Nelayan, operator kapal, maupun pelaku pelayaran disarankan mengecek kondisi terkini sebelum berangkat dan mempertimbangkan perkembangan gelombang di jalur yang akan dilalui.

Apalagi cuaca di laut tidak selalu memberi banyak waktu untuk beradaptasi. Kondisi yang terlihat biasa dari daratan bisa berubah menjadi jauh lebih menantang ketika kapal sudah berada di tengah perairan.

Baca Juga: Ending Agent Kim Reactivated Bikin Penasaran: Manajer Kim Selamat, Tapi Muncul Musuh Baru!

Masyarakat juga diminta mengikuti pembaruan informasi cuaca dari kanal resmi BMKG. Informasi tersebut penting bukan sekadar untuk tahu apakah hari ini akan hujan, tetapi juga sebagai bagian dari langkah mitigasi ketika cuaca ekstrem mulai menunjukkan tanda-tandanya.

Dengan adanya pengaruh Siklon Tropis NOUL, kewaspadaan menjadi kunci. Tidak perlu panik, tetapi juga jangan terlalu santai. Untuk sementara, mengecek prakiraan cuaca sebelum bepergian atau melaut bisa menjadi kebiasaan sederhana yang punya dampak besar.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: BMKG

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X