Baca Juga: Gudang Supermarket di Cirebon Jebol Diterjang Banjir, Barang Hanyut Dipungut Warga
BNPB: Tapanuli Selatan Paling Parah Terdampak
Kepala BNPB, Suharyanto, sebelumnya menyatakan bahwa Tapanuli Selatan menjadi wilayah dengan tingkat kerusakan paling parah akibat bencana tersebut. Ia menyebutkan adanya dua desa yang mengalami kerusakan berat akibat hantaman kayu gelondongan berukuran besar.
Kerusakan yang ditimbulkan membuat banyak rumah warga dikategorikan rusak berat. Saat itu, Bupati Tapanuli Selatan juga mengajukan permintaan bantuan berupa ratusan gergaji mesin untuk memotong kayu-kayu besar yang menumpuk.
Untuk wilayah Desa Garoga, pembersihan kayu menjadi prioritas utama pemerintah bersama Kementerian Kehutanan. Kementerian Kehutanan juga melakukan sejumlah langkah strategis, mulai dari pembersihan di wilayah hilir sungai, pemantauan titik-titik rawan longsor di hulu, hingga penyampaian peringatan dini kepada masyarakat terkait potensi banjir susulan yang disertai material kayu.***
Artikel Terkait
Krisis Air Bersih di Aceh Tamiang, Warga Terpaksa Konsumsi Air Hijau dari Bekas Pabrik Sawit
Haru Warga Pulau Tiga Aceh Tamiang, Relawan Akhirnya Tembus Desa Usai Terisolasi Banjir Bandang
Gudang Supermarket di Cirebon Jebol Diterjang Banjir, Barang Hanyut Dipungut Warga
Sambut Libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, IFG Siap Beri Perlindungan Risiko Perjalanan hingga Kesehatan
Sherly Annavita Ungkap Dua Fakta Penting Bencana Sumatera: Krisis Kemanusiaan hingga Masalah Komando