TITIKTEMU.CO - Insiden memilukan terjadi di jalur perjalanan KRL Commuter Line lintas Tangerang, Kamis, 20 Agustus 2026 pagi. Seorang pelajar dilaporkan tertemper kereta api hingga meninggal dunia di sekitar kawasan Kalideres, Jakarta Barat.
Peristiwa tersebut kemudian beredar luas di media sosial setelah sejumlah warga membagikan rekaman kondisi di lokasi kejadian.
Korban dilaporkan tertemper KA 1914A relasi Duri-Tangerang ketika melintas di antara Stasiun Rawa Buaya dan Batu Ceper.
KAI Commuter turut membenarkan adanya insiden tersebut melalui akun X @CommuterLine. Kejadian itu membuat perjalanan KRL lintas Tangerang mengalami gangguan karena petugas harus melakukan proses evakuasi serta pemeriksaan rangkaian kereta.
"Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Lintas Tangerang sehubungan KA 1914A (Duri-Tangerang) tertemper sepeda motor di antara Stasiun Rawa Buaya-Batu Ceper," tulis KAI Commuter.
Pihak KAI Commuter juga menyebut proses evakuasi kendaraan yang menghalangi jalur serta pemeriksaan rangkaian kereta masih dilakukan.
Masyarakat yang berada di dalam perjalanan KRL pun diminta mengikuti informasi dan arahan petugas di lapangan selama proses penanganan berlangsung.
Insiden Terjadi di Sekitar Tembok Pembatas Rel
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 07.20 WIB.
Lokasi kejadian disebut berada di sekitar tembok pembatas jalur kereta api di kawasan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat.
Unggahan akun Instagram @warga.jakbar menyebut insiden terjadi di sekitar area tembok pembatas yang mengalami kerusakan.
"Kejadian terjadi di sekitar area tembok bolong Semanan," demikian keterangan dalam unggahan tersebut.
Artikel Terkait
Kabut Asap Karhutla Selimuti Banjarbaru, Warga Keluhkan Jarak Pandang hingga Khawatir Gangguan Kesehatan
Viral Dugaan Gesek Nomor Rangka Mobil di Parkiran GBK, Polisi Turun Tangan Selidiki
Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta, Jemaah Bayar Rp42,9 Juta
Jangan Asal Pilih! Ini 15 Jurusan Kuliah dengan Peluang Kerja Besar untuk Masa Depan, Cocok untuk Siswa Kelas 12
Momen Haru Warga Sumbar Kirim 5 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT: Dulu Kami Dibantu, Kini Giliran Kita