- Pengembalian dana secara penuh
- Penjadwalan ulang keberangkatan ke musim haji berikutnya
- Pengalihan ke kuota haji khusus
Beberapa travel resmi bahkan menyatakan kesediaan untuk mengembalikan uang jemaah meski mengalami kerugian besar, demi menjaga reputasi dan kepercayaan masyarakat.
Kemenag Berupaya Fasilitasi Komunikasi dengan Arab Saudi
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menjelaskan bahwa keterlambatan penerbitan visa Haji Furoda berada sepenuhnya di tangan pemerintah Arab Saudi. Meski begitu,
Kementerian Agama tetap membantu menjalin komunikasi intensif dengan pihak Saudi agar proses penerbitan visa bisa dipercepat.
Baca Juga: Tragedi Longsor di Tambang Gunung Kuda Cirebon: 10 Korban Jiwa dan Kondisi Terkini
Nasaruddin menyebut sebagian kecil visa Haji Furoda memang sudah terbit, namun banyak lainnya masih menunggu.
Ia menegaskan bahwa Kemenag siap membantu, meski secara hukum tidak memiliki wewenang langsung dalam urusan ini.
Haji Furoda memang menjadi solusi cepat bagi yang ingin berangkat ke Tanah Suci tanpa menunggu bertahun-tahun.
Namun, risiko dari jalur ini pun harus disadari dan diantisipasi dengan bijak.
Dukungan dari Komnas Haji agar jalur Furoda memiliki regulasi resmi dalam revisi UU PIHU adalah langkah penting demi perlindungan jemaah dan penyelenggara yang profesional.***
Artikel Terkait
Kemenag Temukan 1.700 Calhaj dengan Visa Haji Furoda
46 WNI Jamaah Haji Furoda Dideportasi Pemerintah Arab Saudi, Apa Itu Haji Furoda?
Soal Haji Furoda, Kemenag Ingatkan Masyarakat Berhati-hati Tawaran Berkedok Haji Khusus. Awas Penipuan!
Ini Perbedaan Haji Khusus dan Haji Furoda, Sama-sama Mendapatkan Pelayanan Premium. Biaya Haji Furoda Bisa Mendekati Rp 1 miliar
Perbedaan Haji Khusus dan Haji Furoda: Biaya, Fasilitas, dan Waktu Tunggu Terbaru 2025
Banyak Visa Haji Furoda 2025 Belum Terbit, Timwas DPR Minta Travel Sampaikan Informasi Jujur ke Jemaah
Banyak Visa Jemaah Furoda Belum Terbit saat Sudah Mepet Waktu Puncak Haji, AMPHURI: Penerbitan Visa Otoritas Arab Saudi