Kronologi Aksi Unjuk Rasa ASN di Jakarta, dari Pengakuan Pegawai yang Dipecat Menteri Satryo hingga Tepisan Kemdiktisaintek

photo author
Tim TITIK TEMU 05, TitikTemu.co
- Senin, 20 Januari 2025 | 19:45 WIB
 unjuk rasa ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor Kemdiktisaintek, Senin, 20 Januari 2025. (X.com/@yusuf_dumdum)
unjuk rasa ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor Kemdiktisaintek, Senin, 20 Januari 2025. (X.com/@yusuf_dumdum)

ASN Sindir Perilaku Menteri Satryo Lewat Spanduk

Dalam kesempatan yang sama, ratusan pegawai ASN itu tampak membawa spanduk bertuliskan 'Institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan Istri'. 

Selain itu, terdapat juga spanduk yang juga ditujukan untuk menuding Menteri Satryo: 

"Kami ASN, dibayar oleh negara, bekerja untuk negara, bukan babu keluarga," teriak para ASN yang mengutarakan sindiran ke Menteri Satryo sebagaimana tertulis dalam spanduknya.

Sementara di depan gedung Kemdiktisaintek terdapat spanduk bertuliskan: 'Pak Presiden, selamatkan kami dari menteri pemarah, suka main tampar, dan main pecat'.

Baca Juga: Resmi Dirilis: Syarat dan Jadwal PPG Dalam Jabatan Tahun 2025 bagi Guru di Bawah Kemenag

Tepisan Kemdiktisaintek: Pemecatan Neni Tidak Mendadak

Dalam kesempatan berbeda, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Togar M. Simatupang, menilai aksi yang dilakukan ratusan ASN itu sebagai dinamika yang biasa terjadi dalam organisasi.

Togar juga menegaskan pihaknya terbuka untuk berdialog terkait tudingan yang diangkat pegawai ASN terhadap Menteri Satryo.

"Sebenarnya masih tersedia ruang dialog yang lebih baik dan ini tetap dengan tangan yang terbuka," tutur Togar kepada wartawan di Jakarta, pada Senin, 20 Januari 2025.

"(Selain itu, harus dengan) pemikiran yang terbuka, dan pencapaian resolusi yang terbaik," lanjutnya.

Baca Juga: Butuh Uang Untuk Bayar Hutang ? Ikut Lucky Voice Di SCTV Mulai Pagi Ini

Terkait pemberhentian terhadap pegawai ASN Neni, Togar membantah pihaknya melakukan pemecatan secara mendadak.

"Tidak sejauh itu, dalam penataan ada tingkat layanan dan mutu yang harus dijamin oleh bagian atau individu, ada perbedaan dan tentu aplikasi penghargaan dan pembinaan," tandasnya.

Berkaca dari hal itu, terdapat pengakuan dari Pegawai ASN, Neni Herlina yang hadir dalam aksi itu seraya menuturkan kronologi hingga permintaan maafnya kepada para pimpinan definitif Kementerian Diktisaintek.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X