Lontong Tuyuhan khas Rembang, Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen asli Rembang tapi tak pernah bosan menyantapnya

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Jumat, 18 November 2022 | 09:24 WIB
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen alias  Gus Yasin saat menyantap seporsi lontong tuyuhan Rembang. (pic. humas jateng)
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin saat menyantap seporsi lontong tuyuhan Rembang. (pic. humas jateng)

TITIKTEMU.CO REMBANG - Rembang merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Kota ini berada di pesisir pantai utara (Pantura) Jawa.

Di sebelah utara berbatasan dengan Teluk Rembang, di timur berbatasan dengan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, di bagian selatan dengan Kabupaten Blora dan di sebelah barat dengan Kabupaten Pati.

Baca Juga: Muktamar Muhammadiyah ke-48 resmi dimulai hari ini. Simak sikap ormas itu terhadap Xenofobia

Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu, Ini Tahapan Masa Mendidik Anak dalam Agama Islam Mulai dari 0 Hingga 21 Tahun

Rembang memiliki wisata alam yang cukup banyak dan mempunyai pantai yang indah.

Tak hanya wisata alam saja yang membuat Rembang cukup terkenal. Dari sisi wisata kuliner, Rembang juga memiliki segudang kuliner khas yang banyak diminati siapapun yang singgah.

Baca Juga: Mak Nyussss….Nikmatnya Lontong Tuyuhan, Saksi Syiar Islam di Rembang

Bahkan, warga Rembang sendiri, seolah tak mengenal kata bosan menikmati kuliner khas daerahnya sendiri.

Seperti saat Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen atau akrab disapa Gus Yasin usai kegiatan dinas di wilayah Rembang.

Ketika melintasi wilayah Kecamatan Pancur, dia mengajak rombongan yang terdiri dari Patwal, Protokol dan Humas Pemprov Jateng untuk menikmati kuliner khas Desa Tuyuhan Kecamatan Pancur.

Baca Juga: Posisi di Pekalongan? Silahkan mencicipi Sate Ayam Kuah, Ayam Panggang Haji Bari atau Nasi Goreng Bu Kustiani

Nama kuliner khas itu adalah lontong tuyuhan yang sudah terkenal hingga ke luar daerah. Lontong tuyuhan, merupakan makanan khas Rembang yang sudah melegenda sejak lama.

Dinamakan lontong tuyuhan, karena makanan ini lahir dan berkembang di Desa Tuyuhan, Kecamatan Pancur, Rembang.

Cita rasanya yang khas membuat makanan bersantan ini digandrungi banyak orang. Terlebih jika dimakan dalam porsi yang cukup banyak dan berulang kali, tidak akan membuat "mblenger."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Humas Jateng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB
X