TITIKTEMU.CO - Yogyakarta atau Jogja tidak hanya dikenal sebagai kota budaya, tapi juga sebagai surga kuliner dengan ragam makanan khas yang menggugah selera.
Di antara banyak pilihan, ada sejumlah warung makan legendaris yang konon menjadi langganan keluarga Sultan Jogja, mulai dari era Sri Sultan Hamengkubuwono IX hingga Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Warung-warung makan ini tidak hanya menawarkan cita rasa khas, tapi juga menyimpan sejarah panjang yang membuatnya tetap eksis hingga kini.
Keistimewaan rasa yang konsisten dan kualitas menjadi alasan mengapa tempat-tempat ini tetap diminati. Berikut deretan warung makan legendaris di Jogja yang jadi langganan keluarga Sultan.
Baca Juga: Jangan Keliru! Ini Ciri Khas Sego Berkat Wonogiri yang Autentik
1. Warung Bu Spoed
Warung Bu Spoed ada di kawasan Gondomanan. Berdiri sejak era 1920-an, warung makan ini dikenal menyajikan aneka masakan rumahan dengan pilihan menu yang sangat beragam.
Setiap harinya, warung ini menyajikan puluhan jenis sayur dan lauk, dan sering kali habis sebelum waktu makan siang berakhir. Kualitas rasa tetap terjaga sejak dulu hingga sekarang.
Warung makan legendaris di Jogja ini memiliki kisah menarik terkait kedekatannya dengan Sri Sultan Hamengkubuwono IX.
Diceritakan bahwa suatu waktu, utusan dari keraton datang untuk membeli seluruh stok tahu dan tempe bacem yang menjadi favorit Sultan.
Namun, permintaan itu ditolak demi menjaga keadilan bagi pelanggan lain. Kisah ini menjadi simbol bahwa warung tersebut tetap menjunjung nilai kebersamaan di tengah popularitasnya.
Baca Juga: Menikmati Slow Living di Wonogiri: Hidup Tenang di Kota yang Kerap Dipandang Sebelah Mata
2. Empal Bu Warno
Di kawasan Pasar Beringharjo ada Empal Bu Warno yang sudah lama dikenal sebagai salah satu kuliner khas Jogja yang wajib dicoba.
Artikel Terkait
5 Rekomendasi Warung Nasi Gandul Pati Legendaris Wajib Dicoba, Rasanya Tak Tertandingi
Boyolali, Surga Ngopi di Lereng Gunung, Ini Rekomendasi 7 Tempat View Merapi–Merbabu
5 Kota Terbaik untuk Slow Living, Bukan Jogja atau Solo!
Slow Living di Temanggung: Hidup Tenang dan Damai, Tak Semua Sempurna
Pagi di Wonosobo Selalu Punya Pesonanya Sendiri: Kabut, Roti Bakar, dan Secangkir Kopi
Waroeng Jadoel Temanggung: Menikmati Masakan Lawas, Kenangan, dan Sopan Santun yang Tidak Dibuat-buat
Rekomendasi 5 Slow Bar Kafe Paling Asyik di Jogja, Menikmati Kopi Terbaik dan Belajar Gratis!
Puncak Sosok Jogja: Senja, Musik, Jagung Bakar, dan Hidup yang Perlu Melambat
Slow Living di Jogja: Menikmati Hidup Melambat, Tapi Tidak Murah
Butuh Waktu Sendiri? Ini 6 Wisata Alam di Jogja untuk Me Time dan Healing Saat Malam Tahun Baru