TITIKTEMU.CO - Muktamar Muhammadiyah dan Muktamar ‘Aisyiyah ke-48 akan resmi dimulai pada hari ini, Jumat 18 November 2022. Untuk acara pembukaannya, bakal dilangsungkan besok Sabtu (19/11/2022) di Stadion Manahan Solo yang bakal dibuka langsung oleh Presiden Jokowi.
Sebelum pembukaan akan diselenggarakan Tanwir Pra-Muktamar ke-48 Muhammadiyah. Adapun Tanwir Pra-Muktamar ini dengan agenda pemilihan dan pengesahan calon tetap anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah masa jabatan 2022-2027.
Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah saat Konferensi Pers Menjelang Muktamar 48,
Rabu (17/11) menyampaikan, bahwa 39 nama calon tetap Anggota PP Muhammadiyah tersebut telah melewati proses seleksi yang ketat oleh panitia pemilihan sejak dua tahun sebelum Muktamar 48.
Baca Juga: 11 Bintang yang Gagal Absen di Piala Dunia Qatar 2022 Jadi Tim Tangguh Jika Disatukan. Ini Daftarnya!
“Jadi tanggal 18 November akan keluar nama-nama 39 (calon pimpinan Muhammadiyah) dan keputusan resmi mengenai materi Muktamar,” kata Haedar Nashir, seperti dilansir muhammadiyah.or.id.
Muktamar Muhammadiyah dilangsungkan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
dan Stadion Manahan, Kota Solo.
“Insya Allah Presiden Jokowi hadir,” terang Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media
Sekretariat Presiden Bey Machmudin kepada pewarta, Jumat (18/11/2022), seperti dilansir pmjnews.com.
Baca Juga: Jelang PIALA DUNIA QATAR 2022, Tanpa Ronaldo, Portugal Menang Besar Atas Nigeria
Namun sekarang, Jokowi sedang berada di Bangkok, Thailand, menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) tahun 2022.
Kepala Negara bertolak ke Bangkok dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten
Badung, Provinsi Bali, pada Kamis (17/11/2022).
Setelah menghadiri KTT APEC 2022, lanjut Bey, Jokowi langsung kembali ke Tanah Air.
Selanjutnya, Jokowi menghadiri Muktamar Muhammadiyah di Solo.
Baca Juga: Inspirasi Melankolis.....! G E M I N T A N G prilyrm episode : 13 KONDANGAN
Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Surakarta mengangkat tema ‘Memajukan Indonesia, Mencerahkan Semesta’. Karenanya, tidak hanya fokus pada permasalahan dan pencarian pada isu-isu lokal kebangsaan, Muhammadiyah juga turut sumbang solusi terhadap empat isu kemanusiaan universal.
Yaitu Membangun Tata Dunia yang Damai Berkeadilan, Regulasi Dampak Perubahan Iklim,
Mengatasi Kesenjangan Antar-Negara dan Menguatnya Xenofobia.
Mengutip laman resmi Muhammadiyah, Xenofobia adalah sikap dan perilaku yang “anti” terhadap asing atau sesuatu yang asing. bukan hanya dalam pengertian orang asing, melainkan juga termasuk kepada sikap ‘anti’ dan penolakan terhadap hal-hal yang dianggap asing.
Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu, Ini Tahapan Masa Mendidik Anak dalam Agama Islam Mulai dari 0 Hingga 21 Tahun
Seperti keyakinan, budaya, identitas, tradisi dan lain-lain. Perlu kerja sama lintas organisasi
masyarakat sipil global untuk terlibat aktif dalam upaya menanggulangi dampak
dan mencegah meluasnya sikap-sikap xenofobia dalam arti luas.
Bukan hanya sikap anti dan diskriminatif terhadap orang asing, melainkan juga sikap antipati
dan diskriminatif terhadap kelompok dan identitas yang dianggap berbeda dan asing.***
Artikel Terkait
Wajib Tahu! Ini Syarat Hewat Kurban Menurut Syariat Islam
Ratusan Anggota Laskar Islam Beri Dukungan kepada Guru dan Kepala SMAN 1 Banguntapan Bantul
Hati-Hati Ini 3 Ancaman Pemilik Sifat Sombong dalam Islam, Dibenci Hingga Tidak Lagi Dihiraukan oleh Allah SWT
Stadion Lusail Qatar berbentuk bejana, ciri khas zaman keemasan seni dan keahlian di dunia Arab dan Islam
Izin Nikah Beda Agama Di Indonesia, Cek Hukum Pernikahan Beda Agama dalam Islam! Wajib Tahu Sebelum Keliru!
Orang Tua Wajib Tahu, Ini Tahapan Masa Mendidik Anak dalam Agama Islam Mulai dari 0 Hingga 21 Tahun
Gerhana Bulan Total 8 November, Kemenag Serukan Umat Islam Laksanakan Shalat Khusuf