Angkringan Widoro Klaten: Awalnya Lahan Mangkrak, Sekarang Jadi Tempat Kuliner Kekinian

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Rabu, 29 Desember 2021 | 08:41 WIB
Lokasi kuliner Angkringan Widoro di Desa Ketandan, Kecamatan Klaten Utara. (pic.pemprov jateng)
Lokasi kuliner Angkringan Widoro di Desa Ketandan, Kecamatan Klaten Utara. (pic.pemprov jateng)

TITIKTEMU.CO KLATEN – Terletak di Desa Ketandan, Kecamatan Klaten Utara, Angkringan Widoro menjadi alternatif wisata kuliner di batas kota sisi timur Klaten.

Dengan mayoritas venue berupa outdoor, Angkringan Widoro menghadirkan sensasi piknik di kebun belakang rumah.

Baca Juga: Meluncur Tahun Depan, Android 13 Bernama Tiramisu. Ini Bocorannya

Baca Juga: Berburu 7 Kuliner Kaliurang, Sisi Lain Jogja yang Layak Dicoba

Dikutip dari laman Pemprov Jateng, seperti layaknya pekarangan rumah di perdesaan, terdapat venue yang cukup lapang selain bangunan joglo yang terbuka.

Rindangnya pepohonan yang bertaut dahannya, menambah suasana teduh saat duduk-duduk di tempat kuliner tepat di belakang pabrik vanili ini.

Baca Juga: Silahkan Mencoba, Sensasi Meluncur dengan Tali Gondola di Lembah Girpasang Klaten

Pengunjung pun tidak perlu khawatir terkait protokol kesehatan. Cuci tangan dengan sabun wajib dilakukan bagi pengunjung.

Selain makanan tersaji selalu panas, tempat duduk juga diatur berjarak. Ngobrol santai di bawah pohon Waru yang rindang bersama keluarga tambah berkesan karena sesekali kereta api akan melintas sebagai tontonan gratis di seberang sawah.

Namun, siapa sangka jika lahan yang digunakan Angkringan Widoro ini dulunya adalah tanah mangkrak yang dipenuhi ilalang.

Baca Juga: Masuk Final Piala AFF 2020, Timnas Indonesia Dapat Bonus Rp 500 juta. Jika Juara Tambah Satu Milyar Rupiah

Manajer Angkringan Widoro, Edovani Pinandita mengatakan dengan luas sekitar 2.000 meter persegi, lahan yang digunakan Angkringan Widoro merupakan tanah kas Desa Ketandan. Sejak 2019, tanah yang berada di dekat sendang Widoro ini disulap menjadi tempat kuliner yang teduh.

“Tadinya lahan ini berupa tanah kosong dan belum termanfaatkan. Kemudian kami sewa dan dibuka untuk dibangun tempat kuliner,” paparnya.

Edo mengatakan Angkringan Widoro hadir dengan tagline “Nguliner Neng Kebon” yang artinya menikmati kuliner di kebun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Pemprov Jateng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB
X