TITIKTEMU.CO TEMANGGUNG - Tidak hanya di Malang yang terkenal dengan bakso urat dan bakso Malang, namun di Temanggung, Jawa Tengah juga terdapat sajian kuliner bakso khas yang patut dicoba. Namanya bakso lombok uleg.
Bakso yang satu ini berbeda dengan bakso pada umumnya. Pada umumnya bakso disajikan lengkap dengan kuah segar, mie kuning atau bihun, dan tahu, setelah itu baru ditambahkan sambal sesuai selera yang telah disediakan di meja penyajian.
Baca Juga: Pesona Penggarit Orchids, Destinasi Wisata Tanaman Anggrek di Pemalang
Baca Juga: Indahnya Wisata Malam di Kutawaru Cilacap
Akan tetapi pada bakso lombok uleg yang merupakan makanan khas Temanggung ini, cabai akan dihaluskan atau diuleg terlebih dahulu di mangkuk bakso, baru kemudian disiram kuah.
Salah satu warung yang menyajikan menu ini adalah Warung Among Roso Dusun Pikatan Desa Mudal Kabupaten Temanggung tersebut tidak pernah sepi pembeli.
Baca Juga: Jajanan Legendaris Pasar Gede Solo, Rasanya Ngangeni!
“Cabainya diuleg di mangkok, itu ciri khasnya, jadi tidak perlu pakai cobek. Disini juga tidak pakai saos sama sekali, Cuma pakai sambal saja,” tujar Dwi Susetyo, pemilik warung Bakso Lombok Uleg Among Roso.
Dwi tampak sibuk melayani pembeli, ia juga ditemani istri dan anaknya. Disini, pembeli jika ingin menjajal pedasnya bakso lombok uleg sebaiknya langsung memesan kepada penjualnya seberapa pedas yang diinginkan sang pembeli.
Dituturkan, pembeli yang datang bisa menentukan berapa banyaknya cabai yang digunakan sesuai selera. Biasanya, ukuran sedang ia memberikan dua sampai lima buah cabai.
Baca Juga: 5 Warung Ayam Panggang di Solo Raya, Wajib Dicicipi!
“Tergantung selera juga, pernah ada yang pesan sampai 25 cabai. Tapi pernah juga yang pesan tidak pakai cabai sama sekali,” paparnya.
Aroma khas cabai rawit begitu terasa ketika bakso disajikan. Kuah panas yang mengepul membuat selera semakin tergugah.
Hal lain yang membuatnya berbeda adalah isian tambahan yang digunakan. Bakso lombok uleg tidak menggunakan mie kuning atau bihun sebagai mana bakso pada umumnya, melainkan potongan ketupat dan tahu merah.
Artikel Terkait
Getuk Goreng Sokaraja, Oleh-oleh Khas Banyumas. Ini Bahan dan Resep Pembuatannya
Ayam Panggang Mbah Dinem Klaten, Diolah Tanpa Minyak & Santan: Langganan Tjahjo Kumolo & Ganjar Pranowo!
Mau Liburan ke Jogja? 7 Penginapan Murah dan Nyaman Ini Bisa Jadi PiIihan
Obyek Wisata Girpasang Klaten: Ada Kopi Khas Merapi, Kereta Gantung & Kuliner Ayam Ingkung...
Soto Bebek Bu Heri Wedi Klaten: Kuliner Leluhur Sejak 1987
Wisata Alam di Bantul? Coba ke Taman Kedung Asri…
Berwisata Naik Perahu Naga di Waduk Tempuran Blora
Kuliner Khas Pati: Warung Semur Kutuk Mbah Gini, Langganan Para Pejabat
Kirab Pusaka Kyai Bisma: Bentuk Pelestarian Budaya Lokal Blora
Wisata Taman Ngelo Bantul, Tawarkan Susur Sungai Malam Hari Gunakan Perahu Motor