Sate biawak juga menjadi salah satu menu favorit para pecinta kuliner ekstrim. Seperti di Warung Bu Tini di Gandekan, Tlogoadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta.
Tak hanya sate, di warung ini juga menyajikan rica-rica biawak dan soto. Jangan membayangkan biawak saat hidupsaat menyantap kuliner ekstrim ini.
5. Tongseng Codot
Codot dalam bahasa Jawa berarti kelelawar. Binatang ini juga dijadikan menu ekstrem kuliner di sejumlah daerah.
Di Yogyakarta kelelawar dimasak dengan cara disate tongseng. Menu tongseng kelelawar dapat ditemui di rumah makan Bu Romoyati Jalan Bantul 5,5.
Sedangkan di Gunungkidul, kelelawar dijadikan sate dan bacan, misalnya di warung Bu Sukarwanti di Giriharjo, Panggang, Gunungkidul.
Baca Juga: Binte Biluhuta Sup Jagung Khas Gorontalo Sejak Jaman Kerajaan
6. Masakan Kodok
Untuk menu satu ini belum ada yang mengalahkan olahan kodok atau swike yang merupakan kuliner khas Purwodadi, Grobogan.
Rumah Makan Cik Ping di Jalan Kolonel Sugiono Purwodadi disebut-sebut menjadi pelopor kuliner ekstrim kodok hijau ini.
Tekstur daging kodok hijau disebut sebut mirip dengan daging ayam dan burung puyuh. Bumbu dasar tauco juga disebut merupakan pengaruh dari Tiongkok.
Baca Juga: Kuliner Legendaris Solo Benar-benar Maknyus, Semua Ada di Pasar Gede
7. Belalang Goreng
Artikel Terkait
Mau Coba ? Jenang Bu Jum, Bisa Dapat 8 Rasa Pilihan
Awas Ketagihan! Pindang Kambing Khas Wonogiri Rasanya Istimewa. Ternyata Ini Rahasianya
Ini 7 Kuliner Tradisional Indonesia yang Mendunia
Benar-benar Lezat, Ini Kuliner Khas Wonogiri yang Bikin Susah Move On
40 Pengusaha Kuliner di Kota Salatiga Dilatih Sajikan Makanan Sehat