Rekomendasi 5 Slow Bar Kafe Paling Asyik di Jogja, Menikmati Kopi Terbaik dan Belajar Gratis!

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Rabu, 19 November 2025 | 19:35 WIB
Rekomendasi 5 Slow Bar Kafe Paling Asyik di Jogja, Menikmati Kopi Terbaik dan Belajar Gratis! (Instagram @klinikkopi)
Rekomendasi 5 Slow Bar Kafe Paling Asyik di Jogja, Menikmati Kopi Terbaik dan Belajar Gratis! (Instagram @klinikkopi)

TITIKTEMU.CO - Tren slow bar kafe makin populer di berbagai kota besar, termasuk Yogyakarta. Konsep ini menawarkan pengalaman ngopi yang lebih pelan, hangat, dan penuh interaksi.

Beda dengan kedai kopi fast bar yang fokus pada layanan kilat, di slow bar kafe barista meracik kopi secara manual, sambil ngobrol dengan pelanggan tentang metode seduh, karakter rasa, hingga asal biji kopi.

Nah, buat kamu yang ingin mengenal kopi lebih dalam, Jogja punya banyak pilihan tempat ngopi yang ramah untuk belajar langsung dari ahlinya. Berikut rekomendasi slow bar cafe terbaik di Jogja yang wajib kamu kunjungi.

Baca Juga: Mengenal Kafe Slow Bar yang Lagi Ngetren, Demi Menikmati Ngopi Lebih Intim 

1. Bonbale

Berlokasi di Jl. Balerante, Sleman, Bonbale menjadi salah satu ikon slow bar kafe di Jogja. Suasananya sangat menenangkan karena berada di area penuh pepohonan dengan hawa yang sejuk.

Menu kopi di Bonbale adalah berbagai metode manual seperti tubruk, tubruk susu, V60 pour over, hingga Vietnam Drip. Harga kopinya sekitar Rp20 ribuan saja.

Bonbale juga menyediakan camilan dan makanan berat. Mulai dari pisang goreng, tempe goreng, sup kelor, sampai rice bowl. Cocok untuk kamu yang ingin ngopi santai sambil belajar tentang biji kopi langsung dari barista.

2. Tadasih

Lokasi Tadasih di kawasan Keraton Yogyakarta, dikenal dengan label “Roasted in Kraton District”. Dalam lima tahun terakhir, kafe ini konsisten menyuguhkan biji kopi Nusantara dan mancanegara.

Kopi di sini hanya disajikan dalam dua pilihan: handbrewed dan espresso. Artinya, setiap cangkir diolah dengan perhatian penuh agar rasa dan aromanya tetap otentik.

Tadasih rutin mengganti pilihan beans sesuai musim panen. Beberapa varian antara lain Mekarwangi dari Jawa Barat, Gunung Tuju dari Kerinci, Kenawat dari Aceh Tengah, hingga Bali Munduk. Buat pencinta kopi single origin, Tadasih adalah tempat belajar yang tepat.

Baca Juga: Healing, Journaling, dan Kopi Senja: Ritual Tenang Anak Muda di Tengah Hidup yang Bising

3. Klinik Kopi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X