Kopi Gayo terdiri dari jenis, yaitu robusta dan arabika. Tapi jenis arabika lebih populer. Arabika Gayo dijuluki sebagai salah satu kopi terbaik di dunia.
Keistimewaan kopi Gayo terletak pada aromanya yang sangat tajam, sehingga membangkitkan indra penciuman para penikmatnya.
Lebih istimewa lagi, kopi Gayo tidak meninggalkan rasa pahit yang lama di lidah. Sensasi segarnya yang bertahan lama sehingga banyak pecinta kopi kesengsem.
Baca Juga: Pilih Kopi Robusta atau Arabika? Cek Perbedaan dan Manfaatnya untuk Kesehatan
Kopi Bali Kintamani
Kopi Bali Kintamani menawarkan sensasi kesegaran yang unik dengan cita rasa asam citrus layaknya jeruk. Aromanya eksotis dengan tekstur ringan alias tidak terlalu pahit.
Karakteristik istimewa ini menjadikannya pilihan tepat bagi pecinta kopi yang kurang menyukai kopi pahit alias kopi bodi berat.
Kopi Bali Kintamani menawarkan sensasi segar dan ringan yang dapat dinikmati tanpa rasa pahit yang tertinggal di lidah.
Baca Juga: Minum kopi sembari menikmati keindahan alam. Ini 7 kedai kopi di atas awan. Cocok untuk healing
Kopi Jawa
Diproses dengan metode wet processing, kopi Jawa menawarkan cita rasa unik yang berbeda dari kopi Sumatera dan Sulawesi.
Meskipun tidak sekuat kopi dari daerah lain, kopi Arabika Jawa ini digemari karena keseimbangan rasanya. Salah satunya adalah kopi Temanggung.
Keseimbangan tersebut tercipta dari tingkat keasaman medium, kekentalan yang pas, dan semilir aroma rempah yang khas tembakau.
Baca Juga: Biar Nggak Salah Pesan, Kenali 7 Menu Kopi yang Biasa Ada di Coffee Shop Ini
Kopi Lampung
Artikel Terkait
Bukan Pagi Hari, Ini Waktu Terbaik Minum Kopi
Mengapa Harga Kopi Luwak Mahal? Karena...
Kopi Single Origin, Kopi Blend, Apa Sih Maksudnya?
Hari Kopi Sedunia, Ini Citarasa Kopi Indonesia
Begini Cara Bikin Kopi Tubruk Paling Enak , Dijamin Perut Tidak Kembung
Java Preanger, Secangkir Kopi dari Jawa yang Mendunia