Seberapa bahayakah penyakit tetanus itu?
Tetanus adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani. Biasanya, bakteri ini ditemukan di tempat-tempat yang kotor, tanah, debu, kotoran hewan dan manusia, serta besi berkarat. Bakteri ini masuk ke tubuh melalui luka terbuka lalu mengeluarkan racun yang bisa merusak sistem saraf dan sumsum tulang belakang. Kondisi semacam ini dianggap cukup parah karena bisa merobek otot, menyebabkan tulang retak, tekanan berat pada tulang belakang, hingga melemahkan otot pernapasan dan berujung kematian.
Baca Juga: 7 Wisata Lasem, Tiongkok Kecil yang Menawan
Penting sekali perempuan untuk mendapatkan suntik TT sebelum menikah, jangan pernah mengabaikannya!
Kenapa sebelum menikah? Alasannya setelah menikah, ketika pasangan melakukan hubungan suami istri pertama kalinya, umumnya alat kelamin perempuan mengalami luka akibat robeknya selaput dara. Luka inilah yang bisa jadi jalan masuk bakteri penyebab tetanus. Nah, vaksinasi tetanus pada perempuan yang hendak menikah akan meningkatkan kekebalan tubuh dari infeksi tetanus.
Suntik TT juga dianjurkan bagi ibu hamil (khususnya kehamilan pertama) untuk mewariskan antibodi terhadap infeksi tetanus pada bayinya.
Tidak hanya penting untuk ibu hamil saja, vaksin TT juga sangat penting untuk bayinya karena dapat mencegahnya terkena tetanus. Bukankah bayi selalu memiliki luka di pusarnya setelah lahir? luka inilah yang bisa menjadi pintu masuk bakteri tetanus.
Baca Juga: 7 Kedai Kopi dengan Pemandangan Negeri di Awan
Kapan saja jadwal suntik TT untuk calon pengantin?
Setiap perempuan yang akan (dan setelah) menikah perlu mendapatkan vaksin TT ini sebanyak (total) 5 kali, agar mendapat perlindungan dari tetanus hingga 25 tahun. Namun semua itu dilakukan secara bertahap. Jadwalnya biasanya dimulai sebulan sebelum menikah hingga sekitar 2 tahun sesudah itu.
Baca Juga: Tak Perlu ke Bioskop, Ini 7 Film Natal yang Layak Ditonton di Rumah
Berikut jadwal suntik TT berdasarkan Kemenkes RI:
TT 1 - tidak harus sebulan, namun usahakan 2 minggu sebelum menikah agar ada waktu bagi tubuh untuk membentuk antibodi.
TT 2 - sebulan setelah TT 1 (efektif melindungi hingga 3 tahun ke depan).
TT 3 – 6 bulan sesudah TT 2 (efektif melindungi sampai 5 tahun berikutnya).
Artikel Terkait
7 Tahapan Unggah Konten Video di YouTube agar Terindeks di Mesin Pencari dan Ditonton Banyak Orang
Disebut Lebih Gampang Menular, Ini 7 Fakta Varian Covid-19 Baru Omicron
7 Letusan Gunung Paling Dahsyat & Mematikan di Indonesia
Tidak Hanya Gunung Semeru, Ini 7 Gunung Berstatus Waspada di Indonesia
7 Bocoran Kehebohan Film SpiderMan No Way Home yang akan Tayang Sepekan Lagi
Dibuka Kembali untuk Umum, Taman-taman di Kota Semarang Belum Boleh untuk Event
7 Misteri Gunung Semeru, dari Dewi Penungu Danau Sampai Paku Pulau Jawa
7 Fakta Tentang Thengkleng Solo yang Sempat Viral Gara-gara Keluhan Netizen
CDC Amerika Serikat Sebut Indonesia Rendah Penularan COVID-19, Simak Negara Mana Saja yang Masuk Resiko Tinggi
Bangkit Paska Pandemi, Pemkot Semarang Dukung Paguyuban PKL