7 Letusan Gunung Paling Dahsyat & Mematikan di Indonesia

photo author
Abed Nego Afriadi, TitikTemu.co
- Minggu, 5 Desember 2021 | 11:25 WIB
Gunung Semeru erupsi. (bnpb.go.id)
Gunung Semeru erupsi. (bnpb.go.id)

 

TITIKTEMU.CO - Meletusnya Gunung Semeru pada Sabtu, 4 Desember 2021 sore membuat publik tercengang. Detik-detik luncuran awan panas, lahar dingin dan kepanikan warga sekitar terekam dalam video, yang kemudian beredar di media sosial.
 
Namun, Gunung Semeru bukan satu-satunya gunung yang kini aktif di Indonesia. Belum lama ini Gunung Merapi juga sempat meluncurkan awan panas meski tak sebesar Gunung Semeru.
 
Di Indonesia sendiri terdapat beberapa gunung berapi dengan status aktif. Bahkan sejarah mencatat letusan-letusan dahsyat pernah terjadi di sejumlah gunung berapi di Indonesia hingga memakan banyak korban jiwa. 
 
Nah, ini dia 7 Letusan dahsyat gunung berapi di Indonesia yang kami kutip dari berbagai sumber :
 
1. Gunung Galunggung 1982
Sekitar 18 orang meninggal dunia saat Gunung Galunggung meletus pada 5 Mei 1982 dan baru berakhir pada 8 Januari 1983. 
 
Laman Pemprov Jabar menyebutkan, sebanyak 22 desa terpaksa ditinggalkan para penduduknya akibat bencana ini.
 
Sekitar 18 orang meninggal dunia akibat letusan gunung yang terletak di Tasikmalaya, Jawa Barat ini.
 
2. Gunung Kelud 1586
Lebih dari 10 ribu orang meninggal dunia akibat letusan Gunung Kelud yang terjadi pada tahun 1586. Kemudian pada 1919, letusan dahsyat kembali terjadi. Banjir lahar dingin menyapu pemukiman penduduk hingga ribuan nyawa melayang.
 
Dentuman letusan gunung yang terletak di perbatasan Kediri, Blitar dan Malang Jawa Timur itu hingga terdengar di Jawa Tengah saat erupsi pada 2014 lalu.
 
3. Gunung Tambora 1815
Sebanyak 71 ribu jiwa melayang akibat letusan Gunung Tambora yang terjadi pada tahun 1815. Dahsyatnya letusan gunung ini membuat Pulau Kalimantan, Jawa dan Sulawesi dihujani abu vulkanik.
 
Suara ledakan gunung yang terletak di Utara Pulau Sumbawa ini, bahkan terdengar hingga sejauh 2600 kilometer. Dahsyatnya letusannya membuat ketinggian Gunung Tambora berkurang hampir setengahnya sendiri. Dari 4.300 MDPL menjadi 2850 MDPL.
 
Bak jatuh tertimpa tangga, bencana ini bertepatan dengan gagal panen dan bencana kelaparan yang melanda penduduk dunia. 
 
Langit di seluruh dunia menjadi gelap gulita selama beberapa tahun. Begitulah dampak dari letusan Gunung Krakatau yang terjadi pada 26 Agustus 1883 sebagaimana ditulis Simon Winchester dalam bukunya berjudul Krakatoa : The Day the World Exploded.
 
Letusan gunung yang terletak di Selat Sunda atau di antara Pulau Jawa dan Sumatera ini bahkan terdengar sampai Australia. Tsunami dahsyat pasca letusannya tercatat telah menewaskan 36 ribu jiwa.
 
5. Gunung Sinabung 2010-2021
Meskipun tidak banyak menelan korban jiwa, letusan Gunung Sinabung bisa dikatakan dahsyat bukan karena jumlah korban jiwa, melainkan karena letusannya atau erupsi yang terjadi selama hampir sepuluh tahun lebih.
 
Gunung yang terletak di dataran tinggi Karo, Sumatera Utara ini terjadi mulai Agustus 2010 hingga 2021.
 
6. Gunung Merapi 1930
Hingga saat ini, gunung yang terletak di Sleman, Boyolali, Klaten, dan Magelang ini tercatat sebagai salah satu gunung teraktif di dunia. Belum lama ini, Gunung Merapi sempat juga meluncurkan awan panas. 
 
Letusan terdahsyat Gunung Merapi adalah pada tahun 1930. Sebanyak 1.400 an orang meninggal dunia akibat letusan Gunung Merapi.
 
7. Gunung Semeru 2021
Yang terbaru adalah letusan Gunung Semeru yang terletak di Lumajang dan Malang Jawa Timur pada 4 Desember 2021 sore. Laman Magma ESDM menyebut, erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi 5160 detik. 
 
Hingga artikel ini ditulis, Minggu (5/12/2021) laman BNPB mencatat, terdapat 13 orang meninggal dunia akibat letusan Gunung Semeru. ***
 
  

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X