Jangan Percaya! Ini Mitos-mitos Seputar Vaksin Covid-19

photo author
Ganug Nugroho Adi, TitikTemu.co
- Selasa, 5 Oktober 2021 | 21:13 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Pixabay)

TITIKTEMU.CO, JAKARTA –  Vaksinasi adalah salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19. Namun, masih saja ada masyarakat yang meragukan.

Bahkan, di masyarakat beredar mitos-mitos yang salah seputar vaksin Covid-19. Mitos-mitos yang pada dasarnya mengajak orang untuk menolak vaksinasi.

Padahal, baksinasi adalah cara untuk menciptakan kekebalan komunal atau herd ummunity.

Baca Juga: Pemerintah Distribusi Vaksin dengan Kedepankan Prinsip Pemerataan

Setidaknya, jika sebanyak 70 persen penduduk di suatu populasi sudah divaksin, maka kekebalan kelompok akan tercapai. Hasilnya, virus Covid-19 tidak akan berkembang.

Entah bagaimana mitos-nitos itu beredar. Yang jelas, mitos itu tidak benar. Jangan terjebak hoaks alias kabar bohong.

Berikut beberapa mitos seputar vaksin covid-19 beredar:

Baca Juga: Kabar Baik, Penemu Vaksin AstraZeneca Sebut Covid-19 Melemah dan Bakal Jadi Flu Biasa 

Vaksin membuat mandul

Vaksin Covid-19 yang disuntikkan kabarnya berisiko risiko pada kesuburan dan membuat perempuan mandul.

Pakar epidemiologi pneumokokus Dr Katherine O'Brien menegaskan vaksin tidak akan menyebabkan kemandulan.

“Rumor ini tidak benar. Tidak ada vaksin yang menyebabkan kemandulan,” kata Kate dalam sesi wawancara bersama World Health Organization (WHO).

Baca Juga: Mulai Berlaku, Sertifikat Vaksin Syarat Naik KRL. Jangan Lupa Bawa KTP!

Vaksin mengubah DNA

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Sumber: Covid19.go.id, who.int

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X