TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Indonesia kedatangan Vaksin Covid-19 merk AstraZeneca sebanyak 796.800 dosis dalam bentuk vaksin siap pakai.
Berdasarkan informasi vaksin AstraZeneca ini merupakan donasi dari Italia yang didapatkan melalui COVAC Facility yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari dalam maupun luar negeri.
Kedatangan vaksin tahap 80 ini diangkut menggunakan maskapai Singapore Airlines dengan nomor penerbangan SQ956, dan tiba hari ini, Kamis 30/9, jam 10.10 WIB.
Baca Juga: Terabas Stereotipe, Inilah Karakter Bond Girl yang Diperankan Ana de Armas di No Time To Die
Hal ini merupakan bukti keberhasilan pemerintah menempuh cara diplomasi untuk pemenuhan kebutuhan vaksinasi dalam negeri.
Pemerintah akan terus bekerja keras menyelesaikan vaksinasi dalam waktu yang cepat. Ketersediaan vaksin menjadi kunci kecepatan program ini
Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, mengatakan vaksinasi perlu terus dipercepat dan diperluas untuk menciptakan herd immunity dan pengendalian pandemi.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Hapus Layanan Kelas 1, 2 dan 3, Diganti “Kelas Standar”
"Pemerintah terus mengupayakan ketersediaan vaksin dan mendistribusikannya ke daerah-daerah untuk segera digunakan. Kami mengharapkan para pemangku kebijakan dan pihak-pihak pelaksana di daerah dapat menyusun strategi penyaluran dengan sebaik-baiknya sesuai karakter dan kebutuhan daerah masing-masing, karena seperti kita ketahui setiap daerah membutuhkan penanganan yang unik dan berbeda,” tutur Nadia.
Pemerintah juga menghimbau, meski jumlah penularan telah menurun, tetapi disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) harus tetap dipatuhi.***
Artikel Terkait
Indonesia Kembali Kedatangan 6 Juta lebih Dosis Vaksin Sinovac dan Pfizer
Pria Tonjok Muka Perawat Wanita Gara-gara Suntik Istrinya Vaksin Covid Tanpa Izin
Presiden Serukan Perkuat Ketahanan Kesehatan Dunia Dengan Atasi Ketimpangan Vaksin Antar Negara
Kabar Baik, Penemu Vaksin AstraZeneca Sebut Covid-19 Melemah dan Bakal Jadi Flu Biasa
Razio motor simpatik di Solo. Para Pengendara yang Melanggar Diberikan Sanksi Vaksin di Tempat Dosis 1