RS Gading Pluit HadirkanTeknologi Mutakhir Pemindaian Kanker, Deteksi Lebih Cepat dan Akurat

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Kamis, 17 April 2025 | 19:11 WIB
RS Gading Pluit Jakarta Utara di awal tahun 2025 menghadirkan alat deteksi kanker yang jauh lebih akurat dan presisi yakni PET/CT Digital Omni Legend (Dok. Istimewa)
RS Gading Pluit Jakarta Utara di awal tahun 2025 menghadirkan alat deteksi kanker yang jauh lebih akurat dan presisi yakni PET/CT Digital Omni Legend (Dok. Istimewa)

TITIKTEMU.CO, Jakarta - Mengingat penanganan kanker yang belum sepenuhnya dikuasai, deteksi kanker yang cepat dan akurat menjadi kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya kasus kanker di Indonesia.

Namun, kecepatan deteksi penyakit kanker sangat terkait dengan perkembangan teknologi di samping keunggulan para ahli kanker dan tenaga medis yang menanganinya.

Kehadiran teknologi pemindaian penyakit kanker sebelum merambah dan menyebar ke seluruh tubuh menjadi salah satu syarat bagi upaya keberhasilan penanganan penyakit ini.

Baca Juga: Jadwal UTBK SNBT 2025: Simak Pakaian yang Boleh Dipakai dan Dokumen yang Wajib Dibawa

Wajar, jika RUMAH SAKIT Gading Pluit Jakarta Utara di awal tahun 2025 menghadirkan alat deteksi kanker yang jauh lebih akurat dan presisi yakni PET/CT Digital Omni Legend.

“Sebetulnya, sejak 2008 kami sudah menjadi pioneer dalam pengembangan dalat hybrid imaging PET/CT dan Cyclotron di Indonesia. Tetapi, kehadiran PT/CT Digital Omni Legend ini, memungkinkan deteksi lesi kecil dengan hasil lebih presisi, sehingga memungkinkan diagnosis lebih dini,” ujar dr Tjondro Setiawan Sp Rad, Kepala Instalasi Radiologi, sekaligus Konsultan Radionlogi Nuklir dan Pencitraan Molekuler RS Gading Pluit, di Jakarta, Kamis (17/4).

Menurut Tjondro, dengan diagnosis lebih dini penanganan kanker bisa lebih efektif dan lebih punya peluang untuk menyelematkan pasien dari penderitaan akibat penyebaran kanker yang terlambat dideteksi.

Baca Juga: Usaha Tenun Ulos Tapanuli Utara Ini Sukses Berdayakan Kaum Wanita Bangkit Bersama BRI

“Teknologi terbaru ini mampu mendeteksi lesi metabolic berukuran 1,4 milimeter dan dilengkapai fitur Motion Correction berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk menjaga ketajaman gambar dan pasien tetap dalam kondisi normal,” tambahnya.

dr Tjondro Setiawan Sp Rad, Kepala Instalasi Radiologi, sekaligus Konsultan Radionlogi Nuklir dan Pencitraan Molekuler RS Gading Pluit
dr Tjondro Setiawan Sp Rad, Kepala Instalasi Radiologi, sekaligus Konsultan Radionlogi Nuklir dan Pencitraan Molekuler RS Gading Pluit (Dok. Istimewa)

PET-CT Digital Omni Legend yang dikembangkan oleh GE Healthcare ini merupakan teknologi pencitraan hibrid generasi terbaru di Asia Tenggara. Pemeriksaan PET/CT-Scan yang didukung adanya mesin Cyclotron yang dimiliki oleh RS Gading Pluit dapat memproduksi radionuklida secara mandiri, memungkinkan proses pencitraan dilakukan dengan fleksibel dan efisien.

Baca Juga: Diduga Lakukan Kekerasan pada Pemain Sirkus, Taman Safari Indonesia Mengaku Tidak Ada Keterlibatan

Teknologi ini digunakan 80% untuk kasus onkologi dan 20% untuk kasus non-onkologi termasuk epilepsi, demensia, gangguan jantung, demam yang tidak diketahui penyebabnya, hingga perencanaan terapi radiasi.

“Didukung Cyclotron yang kami miliki, kami dapat memproduksi radionuklida secara mandiri, sehingga memungkinkan proses pencitraan dilakukan dengan fleksibel dan efisien,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X