Meskipun ada beberapa gejala umum yang serupa antara GERD dan asam lambung, namun ada beberapa perbedaan yang harus diwaspadai.
Perbedaan utamanya adalah pada lokasi keluhan dan penyebabnya. GERD umumnya mengakibatkan keluhan di dada karena naiknya asam lambung ke kerongkongan.
Baca Juga: Tidak Hanya Sebagai Penyedap Rasa, Ini Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan yang Bikin Geleng-geleng
Maag
Sakit maag atau heartburn adalah kondisi mulas yang terjadi pada sistem pencernaan, khususnya di kerongkongan. Sakit ini menyebabkan sensasi nyeri ringan hingga berat di dada.
Hal ini terjadi karena asam lambung yang mengalir ke kerongkongan. Di sisi lain, lapisan kerongkongan lebih halus daripada lapisan perut, menyebabkan sensasi seperti terbakar di dada.
Sakit maag biasanya terjadi setelah makan, dan akan menjadi parah saat membungkuk atau berbaring. Maag umumnya juga menjadi gejala dari asam lambung dan GERD.
Baca Juga: 7 Minuman Sehat Penurun Kolesterol, Efektif Banget!
Jadi, bisa dikatakan bahwa asam lambung adalah kondisi medis umum yang terjadi dengan gejala ringan hingga serius. Kemudian GERD merupakan kondisi asam lambung kronis.
Sementara maag adalah bagian dari gejala-gejala dari penyakit asam lambung dan GERD. Dengan mencegah penyakit maag, bisa mengatasi munculnya asam lambung dan GERD.
Asam lambung berlebihan biasanya dapat diatasi dengan mengubah gaya hhidup dan pengobatan tertentu. Sementara GERD lebih serius melakukan pengobatan yang lebih spesifik.***
Artikel Terkait
Pakar UGM Bagikan Tips Menyimpan dan Mengolah Daging Kurban, Begini Tipsnya
5 Minyak Alami Ini Bisa Bikin Rambut Sehat Bebas Uban
Kalap Makan Daging Kurban? Begini Cara Menurunkan Kolesterol dengan Cepat
Obat Memang Pahit, Cek Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan, Bisa Bikin Awet Muda!
Minum Ramuan Ini Setiap Hari, Kulit Sehat dan Wajah Glowing, Dijamin Bikin Pangling!
Merasa Kurus? 5 Resep Smoothie Tinggi Protein Ini Bisa Naikkan Berat Badan