Wajib Tahu! Perbedaan Penyakit GERD, Asam Lambung dan Maag, Biar Nggak Salah Obat

photo author
Ganug Nugroho Adi, TitikTemu.co
- Sabtu, 22 Juni 2024 | 16:03 WIB
Wajib Tahu! Perbedaan Penyakit GERD, Asam Lambung dan Maag, Biar Nggak Salah Obat.  (Prudential)
Wajib Tahu! Perbedaan Penyakit GERD, Asam Lambung dan Maag, Biar Nggak Salah Obat. (Prudential)

TITIKTEMU.CO -  Banyak yang mengira penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), asam lambung, dan maag dianggap. Bisa jadi karena  ketiga penyakit ini memiliki keterkaitan.

Namun, asam lambung, GERD, dan maag masing-masing merupakan kondisi yang berbeda. Secara gerais besar, perbedaan ketiganya terletak pada masalah dan gejala yang muncul.

Asam lambung adalah zat yang dihasilkan lambung untuk pencernaan makanan, dan GERD adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan.

Baca Juga: Datang Bulan Tidak Teratur? Coba 3 Resep Jamu Pelancar Haid Ini 

Sedangkan maag adalah kondisi kesehatan gangguan  lambung yang menyebabkan rasa tidak nyaman di perut bagian atas, seperti nyeri perut, sensasi terbakar, kembung, mual, dan muntah.

Dilansir dari Healthline, berikut ini adalah penjelasan perbedaan dari penyakit maag, asam lambung, dan GERD. Pengobatan dan penanganan ketiganya tentu berbeda.

Asam Lambung

Asam lambung adalah kondisi saat kandungan asam dalam lambung naik hingga ke kerongkongan. Diketahui terdapat otot melingkar (LES) yang menghubungkan kerongkongan dan perut.

Saat menelan, LES biasanya akan membiarkan makanan dan cairan mengalir dari kerongkongan ke lambung, kemudian secara otomatis menutup kembali.

Nah, asam lambung naik terjadi saat otot LES lemah dan tidak menutip otomatis sehingga asam lambung naik kembali ke kerongkongan. Inilah yang kemudian disebut dengan penyakit asam lambung.

Baca Juga: Jarang yang Tahu, Meski Rasanya Manis Srikaya Bisa Bikin Gula Darah Stabil

GERD

Gerd merupakan bentuk kronis dari asam lambung. Hal ini terjadi jika seseorang mengalami kondisi asam lambung lebih dari dua kali seminggu, atau sampai terjadi peradangan kerongkongan.

Kebanyakan orang mengalami asam lambung sesekali karena keadaan tertentu, misalnya berbaring setelah makan. Namun, ketika sudah terkena GERD, perlu pemeriksaan dokter.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Sumber: Healthline

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X