TITIKTEMU.CO SEMARANG - Sebagai bentuk penghargaan kepada pahlawan bangsa, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi secara resmi membuka Taman MT Haryono.
Taman dengan nama salah satu pahlawan revolusi itu luas sekitar 205 meter persegi berlokasi di Kelurahan Kebonagung Kecamatan Semarang Timur.
Baca Juga: Ratu Kalinyamat Diusulkan Sebagai Pahlawan Nasional dari Jepara
Baca Juga: Makam Kerkhof Dezentje Ampel Boyolali & Kisah Terkubur yang Menyertainya...
“Kita memahami bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawan dan kebetulan pihak ketiga berkenan membuatkan patung yang selaras dengan nama jalannya, maka kemudian di sini dibuatlah patung MT Haryono karena memang ruas jalan di sini adalah ruas jalan MT Haryono,” tutur Hendi sapaan akrab Wali Kota Semarang tersebut.
Menurutnya, taman MT Haryono sendiri juga merupakan salah satu representasi konsep pembangunan bergerak bersama yang diusung Hendi, karena dibangun melalui program CSR.
Baca Juga: Menengok Keris Kiai Kanjeng Nogo Siluman, Milik Pangeran Diponegoro di Musium Keris Solo.
Untuk itu Hendi pun berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya taman MT Haryono sebagai ruang publik, sekaligus sarana edukasi kepahlawanan nasional, khususnya Jenderal MT Haryono yang termasuk sebagai pahlawan revolusi.
Wali Kota juga menegaskan jika pihaknya ingin menciptakan banyak tempat publik agar masyarakat memiliki banyak pilihan, untuk tempat bersilaturahmi dan menyediakan hal-hal yang positif untuk Kota Semarang.
“Nantinya taman ini bisa digunakan masyarakat untuk cangkrukan, masyarakat dapat bersosialisasi sekaligus membuat wajah kota cantik dan indah,” ungkapnya.
Baca Juga: Lawang Sewu Semarang di Jaman Belanda adalah Kantor Perusahaan Kereta Api Swasta
Karena itulah, dirinya tidak lupa mengapresiasi pihak swasta yang terlibat dalam pembangunan Kota Semarang. Menurutnya, cukup banyak taman yang dibangun dengan kerja sama pihak swasta.
Selain Taman MT Haryono, ada juga beberapa taman lain di Kota Semarang yang dibangun atas kerja sama dengan pihak swasta yaitu Taman Indonesia Kaya, Taman Piere Tendean, dan Taman Parkour yang baru saja dilakukan groundbreaking.
“Mudah-mudahan konsep bergerak bersama yang kita gaungkan ini bisa terus direalisasikan, sehingga kalau semua yang terlibat gotong royong Insyaa Allah Kota Semarang akan berkembang dan menjadi lebih baik,” harap Hendi.
Artikel Terkait
Gayatri Rajapatni, Perempuan Agung di Balik Kejayaan Majapahit
Diponegoro, Pangeran yang Membuat Belanda Bangkrut
Jasad Para Jenderal itu Ditemukan di Sumur Tua di Lubang Buaya
Eksekusi DN Aidit dan Senyum Soeharto
Java Preanger, Secangkir Kopi dari Jawa yang Mendunia
Insiden Hotel Yamato: Pengibaran Bendera Merah Putih Biru yang Membuat Murka Arek-arek Surabaya
Jenderal Mallaby Tewas di Sekitar Jembatan Merah, Siapa Pembunuhnya?
7 Pahlawan Perempuan Sebelum Kemerdekaan, dari Laksamana Malahayati Sampai Rasuna Said
Bung Tomo, Pengobar Semangat Pertempuran 10 November di Surabaya
Tampil di Google Doodle Hari Pahlawan: Ismail Marzuki