TITIKTEMU.CO JEPARA – Surat rekomendasi naskah akademik guna pengusulan gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat telah ditandatangani Bupati Jepara Dian Kristiandi.
“Saya ucapkan terima kasih kepada tim pakar yang sudah menyelesaikan tugasnya, juga Yayasan Dharma Bakti Lestari yang sudah melaksanakan sejak awal proses penyusunan naskah akademik Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional,” kata Andi, sapaan akrab Bupati.
Baca Juga: Makam Kerkhof Dezentje Ampel Boyolali & Kisah Terkubur yang Menyertainya...
Baca Juga: Lawang Sewu Semarang di Jaman Belanda adalah Kantor Perusahaan Kereta Api Swasta
Disampaikan, tidak hanya pemerintah pusat yang akan memberikan gelar pahlawan nasional, tapi warga masyarat pun juga harus ikut meneladani sosok Ratu Kalinyamat.
Mulai dari kehidupan masyarakatnya, keberaniannya, hingga sifat-sifat keibuan yang dimiliki.
“Semangat Ratu Kalinyamat ini harus diwariskan kepada anak cucu kita, sebagai pemersatu bangsa,” tambahnya.
Baca Juga: Dear Milenial, Ini Beda antara Espresso, Americano, dan Long Black
Ketua Tim Pakar Ratu Kalinyamat Prof Ratno Lukito menyampaikan, setelah naskah akademik ditandatangani bupati, akan diajukan secara berjenjang mulai dari tingkat provinsi, hingga ke tingkat pusat untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional.
Disampaikan, penelitian naskah akademik Ratu Kalinyamat tersebut sudah dimulai sejak 2018. Setelah dilakukan kajian akademik, naskah tersebut diberikan judul Ratu Kalinyamat Perempuan Perintis Antikolonialisme 1549-1579.
Naskah akademik tersebut, lanjutnya, ditulis dengan mendasarkan riset kualitatif yang melibatkan sejarawan, arkeolog, arsiparis juga para akademisi dari Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Indonesia Jakarta, Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara dan University of Porto, Portugal.
Baca Juga: Bikin Meleleh, Ini 7 Kedai Es Krim di Jogja dengan Sajian Menghanyutkan
Tim pakar juga berhasil menemukan delapan sumber primer dari Portugal. “Sumber primer inilah, yang memperkuat bukti-bukti ketokohan Ratu Kalinyamat sebagai perintis antikolonialisme pada masanya.” ***
Artikel Terkait
Insiden Hotel Yamato: Pengibaran Bendera Merah Putih Biru yang Membuat Murka Arek-arek Surabaya
Jenderal Mallaby Tewas di Sekitar Jembatan Merah, Siapa Pembunuhnya?
7 Pahlawan Perempuan Sebelum Kemerdekaan, dari Laksamana Malahayati Sampai Rasuna Said
Bung Tomo, Pengobar Semangat Pertempuran 10 November di Surabaya
Ini Dia, 7 Pahlawan Nasional Paling Tampan Pada Masanya
Tampil di Google Doodle Hari Pahlawan: Ismail Marzuki
Menengok Keris Kiai Kanjeng Nogo Siluman, Milik Pangeran Diponegoro di Musium Keris Solo.
Kagama Lakukan Penghijauan di Kawasan Hutan Kritis Jepara, Tanam 8000 Bibit Pohon
Selesaikan Konflik Gereja Dermolo Jepara, Bupati Dian Kristiandi Diapresiasi Komnas HAM