Update Kasus Ledakan SMAN 72: Pelaku ABH Dipindah ke Rumah Aman, Psikis Belum Stabil

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Minggu, 30 November 2025 | 07:05 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, ungkap kondisi pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta.  (Dok.Polri)
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, ungkap kondisi pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta. (Dok.Polri)

Budi memastikan kegiatan belajar di SMAN 72 Jakarta sudah kembali berjalan seperti biasa.
Pendampingan untuk para korban maupun keluarga korban tetap dilakukan.

“Tim trauma healing masih bekerja mendampingi mereka,” tambahnya.

KPAI Pastikan Pendampingan Hukum untuk Pelaku

Ketua KPAI, Margaret Aliyatul Maimunah menegaskan bahwa seluruh proses hukum terhadap ABH akan menggunakan pendekatan ramah anak.

“Tidak bisa diperlakukan seperti orang dewasa. Pendampingan hukum wajib diberikan dalam setiap tahap,” ujarnya.

KPAI juga terus berkoordinasi dengan kepolisian terkait penanganan ABH ini.

Kilas Balik: Ledakan Mengguncang SMAN 72 Jakarta

Peristiwa ledakan terjadi pada 7 November 2025 saat pelaksanaan shalat Jumat di sekolah tersebut.
Total terdapat 96 korban: 67 luka ringan, 26 luka sedang, dan 3 luka berat.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan 7 bom di area sekolah:

2 bom meledak melalui pemicu remote control

2 bom pipa meledak tidak sempurna

2 bom pipa logam masih aktif

1 bom kaleng minuman dalam kondisi aktif


“Total ada 7 bom. Remote control kami temukan di taman baca,” ungkap Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto.

Penanganan kasus ledakan SMAN 72 Jakarta kini memasuki fase pendalaman informasi. Meski kondisi fisik pelaku ABH sudah membaik, kepolisian menunggu stabilitas psikisnya sebelum pemeriksaan berlangsung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X