Purbaya Pasang Target 1 Tahun: Reformasi Bea Cukai Dimulai, Ancaman Pembekuan Mengintai!

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Sabtu, 29 November 2025 | 10:05 WIB
Purbaya singgung citra buruk Bea Cukai di mata masyarakat.  (Instagram/menkeuri)
Purbaya singgung citra buruk Bea Cukai di mata masyarakat. (Instagram/menkeuri)

TITIKTEMU.CO - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta waktu satu tahun penuh kepada Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan pembenahan besar-besaran di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Ia mengakui bahwa citra lembaga tersebut sudah terlanjur memburuk di mata publik, media, dan bahkan pimpinan negara akibat deretan kasus yang melibatkan oknum pegawai dalam beberapa tahun terakhir.

“Image Bea Cukai kurang bagus di masyarakat, di media, di pimpinan tertinggi kita.

Ini harus diperbaiki secara serius,” ujar Purbaya usai mengikuti Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Kamis 27 November 2025.

Ia menegaskan bahwa pembenahan ini tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Purbaya mengaku sudah meminta Presiden memberi ruang selama 12 bulan agar ia bisa menjalankan reformasi tanpa gangguan.

“Saya sudah minta waktu Presiden, satu tahun jangan diganggu. Biarkan saya benahi, beri saya kesempatan memperbaiki Bea Cukai,” tuturnya.

Baca Juga: Kasus Pajak Suryo Utomo Diusut Kejagung, Begini Respons Tegas Purbaya Yudhi Sadewa

Reformasi Gagal? Bea Cukai Terancam Dibekukan

Purbaya memberi peringatan keras: jika DJBC gagal berbenah, pemerintah bisa mengambil langkah ekstrem dengan membekukan Bea Cukai dan menggantinya menggunakan jasa perusahaan internasional Société Générale de Surveillance (SGS), seperti di masa lalu.

“Kalau Bea Cukai tidak bisa memperbaiki kinerjanya, dan masyarakat tetap tidak puas, Bea Cukai bisa dibekukan, diganti SGS. Seperti zaman dulu,” tegasnya.

Hal ini sekaligus menjadi peringatan nyata bagi sekitar 16 ribu pegawai Bea Cukai yang terancam kehilangan pekerjaan jika reformasi gagal membuahkan hasil.

“Kalau kita gagal memperbaiki, 16 ribu pegawai Bea Cukai bisa dirumahkan,” lanjut Purbaya.

Pengawasan Diperketat dengan Teknologi AI

Sebagai salah satu strategi utama reformasi, Kementerian Keuangan mulai memperluas pemakaian teknologi kecerdasan buatan (AI) di sejumlah titik pengawasan Bea Cukai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X