TITIKTEMU.CO, SOLO - Selain teh, kopi juga punya banyak peggemar. Ada kopi hitam atau kopi bubuk, ada juga kopi instan. Keduanya dari biji kopi asli, hanya beda pengolahannya.
Kopi instan di sini berbeda dengan kopi sachet ya. Sebab tidak semua kopi sachet berisi kopi instan.
Jika kopi kopi hitam berasal dari biji kopi asli berkualitas, demikian juga dengan kopi instan. Bedanya, pengolahan kopi hitam lebih simpel.
Pada kopi hitam , biji kopi kering diroasting atau panggang kemudian dihaluskan. Bisa dengan cara ditumbuk atau digiling. Selanjutnya bisa langsung diseduh dan disajikan.
Sebaliknya kopi instans harus melalui proses panjang. Ada dua metode yang dipakai, yaitu spray drying (suhu panas) dan freeze drying (dibekukan).
Metode suhu panas dilakukan dengan cara mengeringkan ekstrak biji kopi cair menggunakan udara suhu 249 derajat celsius hingga kopi cair menjadi bubuk kopi kering.
Baca Juga: Selamat Tinggal Kopi Gosong, Tren Kopi di Kalangan Milenial
Sementara metode freeze drying dilakukan dengan cara memasak biji kopi dan ekstraknya kemudian didinginkan dalam suhu -6 derajat celsius hingga cair.
Nah, kopi cair ini kemudian dimasukkan ke dalam sebuah wadah dan didinginkan kembali pada suhu -40 derajat celsius.
Setelah membeku, kopi digiling sampai berbentuk butiran kopi yang kemudian dimasukkan ke dalam vakum agar benar-benar kering.
Baca Juga: 5 Sajian Kopi Khas Indonesia yang Unik, Pernah Coba yang Mana?
Kedua metode tersebut intinya mengubah ekstrak kopi menjadi kristal/bubuk. Produsen kemudian mengemasnya, salah satunya dalam bentuk kemasan sekali seduh.
Kopi instan adalah kopi bubuk hampir tanpa ampas. Bisa disajikan tanpa gula, atau dengan tambahan gula, creamer, dan susu. Lebih praktis.
Artikel Terkait
Ini Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, Suka yang Mana?
7 Kopi Terbaik di Indonesia, yang Mana Favoritmu?
Ini Rekomedasi Alat Seduh Kopi Saat Harus di Rumah Saja
Usaha Kopi Kekinian Modal Rp 2 Juta? Bisa Banget!