PGN Subholding Gas Pertamina mulai bangun infrastruktur gas bumi menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB)

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Sabtu, 19 November 2022 | 11:26 WIB
Komitmen melayani energi ramah lingkungan, dilakukan PGN Subholding Gas Pertamina dengan membangun jaringan pipa Gas Bumi menuju KIT Batang. (pic. pgn)
Komitmen melayani energi ramah lingkungan, dilakukan PGN Subholding Gas Pertamina dengan membangun jaringan pipa Gas Bumi menuju KIT Batang. (pic. pgn)

TITIKTEMU.CO BATANG – Infrastrukur gas bumi menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) mulai resmi dibangun Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk.

Pembangunan ini merupakan eksekusi konkret PGN dalam menyediakan energi bersih bagi kawasan industri dan mendukung utilisasi Pipa Transmisi Cirebon-Semarang yang dibangun oleh pemerintah.

Baca Juga: Keseriusan DPRD Jateng bantu selesaikan kasus pencemaran lingkungan di Meteseh Boja Kendal dipertanyakan

Baca Juga: Pertamina Lakukan Mitigasi Kebocoran BBM di Cilacap, Kapolda Jateng: Segera Lakukan, Akan Kita Backup!

Jaringan pipa distribusi ke KIT Batang yang akan dibangun berdiameter 8 inch sepanjang 7,3 Km. Dengan tekanan 17 Barg, kapasitas alir dari pipa ini sebesar 25 MMSCFD.

KIT Batang berpotensi menyerap gas bumi maksimal 24,8 MMSCFD yang terdiri dari 14 tenant. Saat jaringan pipa gas bumi berserta infrastruktur pendukung nantinya siap on stream pada 2023, gas bumi untuk KIT Batang akan bersumber dari PEPC Jambaran Tiung Biru (JTB).

Baca Juga: OJK Jateng & DIY launching program peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Jawa Tengah

Pada Rabu 16 Nopember 2022, PGN melaksanakan seremoni first welding atau pengelasan pertama infrastruktur distribusi gas bumi KIT Batang yang dilakukan oleh Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Achmad Muchtasyar.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten Deputi Energi Minyak & Gas Kementerian BUMN Abdi Mustakim, Perwakilan Kementerian ESDM Agung Kuswardono dan Kadis ESDM Pemprov Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko.

Hadir juga Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Pemkab Batang Wilopo, Kapolres Batang AKBP M. Irwan Susanto, Direktur Utama Kawasan Industri Terpadu Batang Ngurah Wirawan, Direktur Utama PT Kawasan Industri Wijaya Kusuma Ahmad Fauzie Nur, Direktur Strategi dan HCM PT PP Sinur Linda Gustina, beserta jajaran stakeholders lainnya.

Baca Juga: Tentukan pilihan kuliner di Pekalongan: Nasi Megono Pak Bon, Garang Asem H Masduki atau Pindang Tetel Mbak Isa

Asisten Deputi Energi Minyak & Gas Kementerian BUMN, Abdi Mustakim mengatakan seluruh negara sedang resesi dan terkena dampak pandemi, namun pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup tinggi.

 Sumbernya salah satunya investasi. KIT merupakan PSN yang mengutamakan gas bumi sebagai energi yang memasok kawasan industri yang masuk dalam PSN. Pipa Gresik - Semarang siap untuk mengalirkan gas bumi dari JTB ke KITB termasuk pipa Cisem yang sedang pararel disiapkan oleh KESDM.

First Welding menjadi tonggak pembangunan infrastruktur gas ke kawasan. KITB diharapkan dapat mengabsorb tenaga kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X