Matching Fund 2022, Upaya Meningkatkan Konektivitas UMS dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri

photo author
Tim TITIK TEMU 01, TitikTemu.co
- Minggu, 9 Oktober 2022 | 14:15 WIB
Program Matching Fund 2022 UMS dalam rangka meningkatkan Link & Match perguruan tinggi dengan DUDI  (Istimewa)
Program Matching Fund 2022 UMS dalam rangka meningkatkan Link & Match perguruan tinggi dengan DUDI (Istimewa)

TITIKTEMU.CO, SURAKARTA - Problem utama pendidikan di perguruan tinggi, menyangkut penyerapan tenaga kerja adalah kurangnya konektivitas pendidikan akademis di perguruan tinggi dengan dunia usaha dunia industri (DUDI), yang nantinya mengakomodasi lulusan perguruan tinggi tersebut.

Menyikapi hal tersebut, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan pelatihan Microsoft Office dan Desain Produk oleh Program Studi Teknik Mesin UMS, Kamis 6 Oktober 2022, yang diikuti 21 mahasiswa jurusan teknik mesin.

Baca Juga: INFO LOKER : PT Pertamina International Shipping (PIS) membuka lowongan kerja, banyak posisi ditawarkan. Minat

Kegiatan ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan program Matching Fund 2022 yang didanai Kemendikbud Dikti. Tema program yang diketuai Ir. Agus Dwi Anggono, S.T., M.E.Eng.,PhD adalah "Transformasi Industri Logam dan Pande Besi Menuju Era Digital" dan bermitra dengan Koperasi Derap Langkah Pande Besi dan Las (Delapanbelas), Klaten

Harapannya, dengan adanya program ini, akan mendorong terbentuknya ekosistem kolaborasi yang lebih erat dan terakselerasi antara kampus, dunia usahan dan dunia industri untuk mengembangkan konektivitas pengembangan ilmu dan teknologi di perguruan tinggi dengan industri.

Baca Juga: 5 poin surat Presiden FIFA untuk Jokowi. Nomor 4, pertandingan hanya di akhir pekan dan kick off pukul 17.00

Matching Fund bertujuan menjalin link and match antara civitas akademika UMS dengan Mitra Industri, meningkatkan kompetensi mahasiswa tentang komputerisasi terutama pada pengoperasian software Microsoft Office Wordc untuk keperluan penyusunan laporan, surat-menyurat, Microsoft Excel untuk keperluan olah data dan Microsoft Power Point untuk presentasi.

Pemaparan materi pertama yaitu Microsoft office yang dibawakan oleh  Bapak Danis Aditya Mardani, S.Kom., M.Kom. Selanjutnya, peserta diberikan materi kedua yang berkaitan dengan materi Desain produk yang membahas mengenai mindset dan urgensi implementasi desain produk dalam lingkup enterpreneur maupun industri oleh Bapak Dr. Mochammad Rofieq, S.Si., M.T.

Baca Juga: 7 Manfaat Tomat untuk Tubuh Kita. Untuk Mata Hingga Kesehatan Ibu Hamil

Diharapkan, output dari pelatihan ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa di masa mendatang untuk aktualisasi terhadap perkembangan teknologi dan industri di Indonesia.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X