Sandal Jepit Motif Kayu Produksi Sukorame Blora Bisa Dipesan Online

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Senin, 17 Januari 2022 | 05:29 WIB
Sandal jepit motif kayu produksi Sukorame Blora karya Muji Lasimin warga Dukuh Sukorame Desa Tutup Tunjungan Blora kini bisa dipesan online. (pic. pemkab blora)
Sandal jepit motif kayu produksi Sukorame Blora karya Muji Lasimin warga Dukuh Sukorame Desa Tutup Tunjungan Blora kini bisa dipesan online. (pic. pemkab blora)

TITIKTEMU.CO BLORA - Industri rumahan pembuatan sandal jepit bermotif kayu yang dirintis oleh Muji Lasimin (38) warga Dukuh Sukorame RT 08/RW II Desa Tutup Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora ternyata diminati warga dari dalam dan luar kabupaten.

Usaha pembuatan sandal yang ia rintis bermula dari keinginannnya membuka peluang usaha di masa pandemi Covid-19 dari rumah. Muji Lasimin akhirnya berinisiatif  mengembangkan industri rumahan sandal jepit dengan bahan PVC.

Baca Juga: Lapas Semarang Pindahkan 41 Napi Bandar Narkoba ke Nusakambangan

Baca Juga: Pemberangkatan Jemaah Umrah Dihentikan, Begini Penjelasan Kemenag

“Saya semula belajar dari youtube, terus saya praktikkan, bahannya PVC,” ucapnya saat menjual sandal buatannya di Pasar Sido Makmur Blora, seperti ditulis laman Pemkab Blora.

Muji mengaku ketika memulai mengerjakan pembuatan sandal akan membuka pintu rejeki untuk menopang kebutuhan ekonomi bersama orang tuanya.

Baca Juga: Carlo Ancelotti Sangat Bersemangat Menghadapi Final Perebutan Tropi Supercopa de Espana Malam ini

Ratusan pasang sandal jepit bermotif kayu dengan berbagai ukuran itu dikerjakan dengan Supangi (60), bapaknya.

“Untuk pemasaran saya melalui online, tapi juga saya jual keliling dan tawarkan langsung seperti di pasar Sido Makmur ini. Alhamdulillah hasilnya bisa untuk tambah modal dan membantu ekonomi keluarga,” jelasnya.

Pada awal pandemi Covid-19, kata dia, sandal jepit buatannya mampu menembus pasaran hingga ke Tuban, Jawa Timur dan Solo, Jawa Tengah.

Baca Juga: Dear Penderita Maag, Hindari 5 Minuman Ini!

“Itu tergantung pesanan juga, pada awal pandemi satu bulan mencapai 100 hingga 150 pasang sandal yang saya buat, dengan mematenkan motif  kayu,” jelasnya.

Namun seiring situasi pandemi melanda di tingkat dunia, maka produksi sandal jepit buatan Muji juga surut.

“Saat pandemi memumcak, dalam satu bulan bisa buat 50 pasang sandal sudah bersyukur. Tapi sekarang sudah mulai stabil, satu bulan bisa buat 70 hingga 80 pasang sandal. Harganya cukup terjangkau, yakni Rp20.000,00 hingga Rp25.000,00 per pasang,” jelasnya.    

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Pemkab Blora

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X