Dimsum Uma Yumcha, Kuliner Jogja Kekinian di Pasar Condronegaran Yogyakarta

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Selasa, 11 Januari 2022 | 06:18 WIB
Menu unggulan yang dijual di Kedai Dimsum Uma Yumcha Yogyakarta. Kedai itu menawarkan dua jenis dimsum, yaitu siomay dan ceker ayam.  (pic. pemkot yogyakarta)
Menu unggulan yang dijual di Kedai Dimsum Uma Yumcha Yogyakarta. Kedai itu menawarkan dua jenis dimsum, yaitu siomay dan ceker ayam. (pic. pemkot yogyakarta)

TITIKTEMU.CO YOGYAKARTA - Pasar tradisional memiliki daya tarik sendiri, baik dari suasana, tawar-menawar pembeli dan penjual, maupun kulinernya.

Begitu pula Pasar Condronegaran. Pasar tradisional ini letaknya di RW 10 Kelurahan Gedongkiwo, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta.

Baca Juga: Tak Hanya Indah dan Asri, 7 Tanaman Hias Ini Ampuh Menyerap Racun di Udara

Baca Juga: Menyambangi Gligir Pasang, Perkampungan Tertinggi di Kabupaten Klaten

Selain suasana khas pasar tradisional pada umumnya, Pasar Condronegaran memiliki kuliner yang belakangan jadi buah bibir penikmat jajanan di Yogyakarta. Jajanan itu, Dimsum Uma Yumcha.

Uma Gumma, pemilik Dimsum Uma Yumcha, membuka kedainya di Pasar Condronegaran sejak Desember 2018. Sebelumnya, ia sudah memulai bisnis ini dengan pemesanan online. Semakin banyaknya pembeli bikin Uma memutuskan untuk membuka kedai di Condronegaran.

Baca Juga: Agroeduwisata Krisan, Upaya Pemkab Kulon Progo Tingkatkan Produksi Tanaman Buah

“Supaya orang yang berminat bisa datang langsung,” tutur pria yang pernah menjalani diet karbohidrat itu, seperti dikutip TITIKTEMU.CO dari laman Pemkot Yogyakarta.

Dimsum Uma Yumcha menawarkan dua jenis dimsum, yaitu siomay dan ceker ayam. Siomay Uma Yumcha menggunakan daging sebagai bahan utamanya. Uma Gumma memberi varian filling di siomaynya, mulai dari daging asap, scallop, udang, jamur, dan kepiting.

Bila Anda termasuk penikmat makanan pedas, Anda bisa memesan cakar ayam yang dimasak dengan bumbu pedas.

Baca Juga: Lanthing, Makanan Ringan Khas Kebumen yang Renyah dan Gurih

Uma Gumma setidaknya menyiapkan 700 butir dimsum setiap harinya. Pada akhir pekan, Ia melebihkan persediaan dimsum yang Ia jual.

“Akhir pekan kami menyediakan 800 sampai 900 butir, Mas,” kata Uma. Ia tidak menyangka pelanggan bisa seantusias ini. Ia pun berencana mengembangkan menu varian dimsum yang lain.

Letaknya memang di pasar tradisional Yogyakarta bagian selatan. Namun, pelanggan yang mengunjungi Dimsum Uma Yumcha berasal dari berbagai penjuru Yogyakarta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Pemkot Yogyakarta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB
X