Mengenal Getuk Nylekitho Kuliner Khas Pedesaan di Cilacap

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:40 WIB
Pemilik usaha Getuk Nyelekitho Bariyah melakukan proses pembuatan getuk di Jalan Wahidin Sidakaya Cilacap. Ia menjadi mitra binaan Pertamina Kilang Cilacap. (pic. pertamina)
Pemilik usaha Getuk Nyelekitho Bariyah melakukan proses pembuatan getuk di Jalan Wahidin Sidakaya Cilacap. Ia menjadi mitra binaan Pertamina Kilang Cilacap. (pic. pertamina)

TITIKTEMU.CO  CILACAP - Getuk merupakan makanan khas Indonesia dari olahan singkong yang saat ini mulai jarang  ditemui.

Lantaran pedagang getuk yang semakin berkurang jumlahnya, keberadaan  usaha pembuatan Getuk Nylekitho di Jalan Wahidin, Gang Buntu,  menjadi surga tersendiri bagi pecinta makanan tradisional itu.

Baca Juga: Wisata Alam di Bantul? Coba ke Taman Kedung Asri…

Baca Juga: Obyek Wisata Girpasang Klaten: Ada Kopi Khas Merapi, Kereta Gantung & Kuliner Ayam Ingkung...

Di tahun 2018, Bariyah pemilik usaha, memutuskan untuk melanjutkan usaha getuk dari sang nenek. “Saya meneruskan usaha Mbah Sawinem, nenek saya sejak 1980. Eman-eman kalau tidak dilanjutkan karena sudah banyak pelanggannya,” ujar Bariyah seperti  dikutip TITIKTEMU.CO dari laman Pertamina. 

Ia memilih produk getuk tumbuk berbahan dasar singkong yang dipatenkan dengan merk khas jajanan Banyumas, Nylekitho. “Saya buat kemasan dan label yang menarik, sehingga merasa lebih optimis dan percaya diri. Untuk menjaga rasa, produksi getuk tetap dilakukan manual,” tegasnya.

Baca Juga: Mau Liburan ke Jogja? 7 Penginapan Murah dan Nyaman Ini Bisa Jadi PiIihan

Bariyah menjelaskan bahwa getuknya memiliki cita rasa khas pedesaan yang menjadi daya tarik para konsumen.  Getuk tumbuk Nylekitho kini sudah dikenal di kalangan pecinta jajanan tradisional. Pesanan juga datang dari instansi, untuk rapat, arisan maupun hajatan.

Saat ini Bariyah bersama Waryan  telah menjadi mitra binaan Pertamina Kilang Cilacap dan memiliki 5 orang pekerja dengan upah harian, ditambah tenaga pemasaran.

Diakui Waryan, awal pandemi Covid-19 pada Februari 2020, sempat memukul usaha mereka. "Alhamdulillah, berkat program kemitraan Pertamina kami merasa sangat terbantu,” ucapnya.

Baca Juga: Ada Sentra UMKM di Bandara YIA, Jajakan Beragam Produk Khas Kulon Progo

Sejak menjadi mitra Pertamina, Waryan mengakui mendapat banyak pelatihan tentang strategi pemasaran, terutama pemasaran di saat pandemi dan cara mengenali karakteristik pelanggan. Dampaknya omzet getuk Nylekitho meningkat tajam.

“Sekarang omzet kami mencapai 30 hingga 40 jutaan dari yang semula hanya 4 jutaan per bulan,” ucapnya bersyukur.

Waryan terus melakukan inovasi dengan mengembangkan varian produk dan penyajian agar bisa memenuhi keinginan pelanggan. “Berkat dukungan Pertamina pula kami bisa membuat inovasi pengemasan sesuai tren dengan teknik marketing media sosial. Selain itu kami juga menerapkan sistem titip jual ke beberapa kantin atau toko makanan di Cilacap,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Pertamina

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB
X