Selain itu, Ganjar juga menerima laporan adanya guru yang menyebarkan hoaks terkait pemerintahan pada muridnya.
Baca Juga: 9 Keutamaan Menjaga Wudhu, Salah Satunya Dibangunkan Rumah di Surga
Ganjar juga menyoroti masalah tentang masih adanya sekolah yang melakukan penahanan ijazah siswa.
“Masih banyak orang harus nebus ijazah. Kalau ada yang terjadi di negeri dan itu ditahan lama, klarifikasi. Kalau banyak alasan, kepala sekolahnya dicopot,” tegas Gubernur.
Gubernur berharap pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik dapat tancap gas dan bekerja menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat yang masih ada.
Baca Juga: Pemerintah Dorong Sekolah-Sekolah Bisa Segera Adakan PTM Secara Terbatas
“Jadi PR-PR sebenarnya banyak, tapi ya mudah-mudahan mereka bisa mengerjakan tugasnya dengan baik dan saya sampaikan kita harus selalu kenceng,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia 2021 Ditutup, SMPN 5 Yogyakarta Raih Dua Medali
Dear Pencari Kerja, Begini Tips Wawancara dari HRD Google
Bertemu Wakil Rektor UNY: Bupati Blora Ingin KKN Mahasiswa Ditempatkan di Desa Miskin di Pinggir Hutan
Dari Ajang UNNES Green School Ranking: SMP N 1 Juwani Pati Raih Peringkat 1
Melantik Kepala Sekolah SMA AL Azhar 30 Salatiga, Ini Harapan Wali Kota Yulianto
Gencarkan Test PCR di Sekolah di Kudus, Bupati Hartopo: Cegah Penyebaran Covid-19 Terulang Lagi
Polres Blora Berdayakan Seluruh Jajaran Dukung Vaksinasi Hingga Pelosok Desa
Vaksinasi Booster Wonogiri Dimulai 14 Januari 2022, Bupati Joko Sutopo Prioritaskan 208 Ribu Lansia
Kelompok Wanita Tani di Rembang Ubah Lahan Tidur untuk Budidaya Sayuran