TITIKTEMU.CO SEMARANG - Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip) semakin mantap mengukuhkan sebagai salah satu Fakultas yang diakui secara internasional.
Hal ini diketahui setelah FIBAA secara resmi mengumumkan bahwa 8 program studi di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) terakreditasi Internasional Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA) pada 26 November 2021.
Baca Juga: Cegah Penyebaran Omicron, Wisma Atlet Kemayoran Diisolasi
FIBAA merupakan lembaga akreditasi yang melakukan penjaminan mutu dan pengembangan kualitas pendidikan tinggi yang berbasis di Bonn, Jerman.
Dekan FEB Undip, Suharnomo, mengatakan bahwa delapan program studi yang diajukan untuk proses akreditasi internasional semuanya lolos.
Baca Juga: Malam Tahun Baru di Jogja, Kawasan Malioboro Tetap Dibuka, Koneksi Wifi Dinonaktifkan
"Alhamdulillah, cita-cita kita tercapai. Seluruh program studi FEB Undip terakreditasi internasional FIBAA," ungkap Suharnomo.
Akreditasi internasional FIBAA akan semakin menguatkan rekognisi khususnya secara internasional terhadap kualitas prodi-prodi di FEB UNDIP karena sebelumnya prodi-prodi tersebut telah terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) serta akreditasi internasional lainnya yaitu ABEST21.
"Jadi 15 program studi Undip telah terakreditasi internasional FIBAA, dan delapan program studi diantaranya berasal dari FEB Undip. Jadi Alhamdulillah kita sudah 100% terakreditasi internasional dan ikut mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Undip," jelas Suharnomo.
Baca Juga: Nekat… Bocah 13 Tahun Gowes 250 Km Cilacap-Semarang, Hanya untuk Ketemu Ganjar Pranowo
Lebih lanjut Dekan FEB Undip menjelaskan bahwa proses akreditasi yang telah dilalui merupakan hasil kerja keras dan dukungan semua pihak di lingkungan Universitas Diponegoro Semarang.
"Dukungan Pak Rektor beserta jajarannya yang luar biasa, dan dukungan dari teman-teman Dekan semua. Terima kasih atas doa dan supportnya." lanjutnya.
Baca Juga: Gus Halim: Dana Desa Tahun 2022 untuk BLT Sudah Tepat!
Artikel Terkait
Dosen UGM: “Content Creator Tidak Hasilkan Berita yang Bertujuan untuk Tingkatkan Intelektual Masyarakat”.
PTN Dilarang Angkat Dosen Tetap Non PNS alias Dosen Honorer!
Lepas 875 Wisudawan Unnes, Rektor Prof Dr Fathur Rokhman Tekankan Pentingnya Kolaborasi
UI Green Metric World University Rankings: UNNES Peringkat 5 Nasional & 43 Dunia, Kampus Hijau Berkelanjutan
Jaring Peneliti Muda, Kemendikbudristek Kembali Gelar Kompetisi Penelitian Siswa 2021
Pemeran Moge Modifikasi Digelar pada Dies Natalis ke-38 SMPN 17 Semarang
Mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya Galang Dana untuk Sekolah Gajahwong