“Misalnya saya sebagai dosen komputer, berkolaborasi lintas bidang untuk mengembangkan teknologi yang bisa membantu petani jagung di Madura. Ini pengalaman kami dalam meraih hibah ratusan juta rupiah, dan manfaat dari hasil penelitian tersebut tidak hanya menguntungkan kita, tapi juga untuk masyarakat luas,” ungkap Wahyudi.
Baca Juga: Masbot, Robot Ciptaan Siswa Madrasah Sragen, Raih Prestasi Internasional
- Harus tekun dan pandai menyesuaikan kondisi
Agar proses penelitian tersebut bisa berjalan dengan lancar, akademisi harus tekun menindaklanjuti terkait rencana proyek. Terlebih jika karya tersebut sangat berpengaruh besar terhadap hasil yang terbaik.
Karena apa yang diteliti, tidak selalu sesuai rencana. Bisa jadi dalam penerapan di lapangan, ada berbagai macam masalah dan tantangan.
“Memang dalam menyusun proposal penelitian, kita kalau bisa sedetil mungkin termasuk menyusun anggaran secara akuntabel. Tapi semua itu harus tetap disesuaikan dengan kondisi lapangan, agar kebermanfaatan bisa maksimal,” lanjut Arif.
Baca Juga: UGM Mulai Terapkan Tanda Tangan Elektronik Ijazah S2 Pada Wisuda Program Pascasarjana
- Publikasikan ke media massa dan masyarakat luas
Penelitian tak seharusnya berhenti pada persiapan keilmuan saja. Namun menurut Prof. Wahyudi, sebuah proses pemenangan hibah akan lebih lengkap jika dikenal oleh media massa. Media massa ini akan membantu penelitian Anda menjadi lebih mudah untuk disebarluaskan manfaatnya kepada banyak pihak.
“Bagaimana tidak, kita meneliti kan tujuannya hanya mendapatkan penelitian dan ilmu saja yang didapat. Namun Anda juga lebih mudah mendapatkan relasi dan kebermanfaatan yang luas. Media adalah sarana yang cocok untuk membantu itu,” pungkas Wahyudi. ***
Artikel Terkait
Kumpulan Ucapan Maulid Nabi, Damai dan Menyejukkan Hati
Inilah 60 Finalis STQH Nasional ke 26, Catat Jadual Lombanya
Masjid Luar Batang, Tetap Terpelihara dan Berdiri Kokoh Selama Ratusan Tahun
Mendagri Tito Karnavian Terima Penghargaan Alumni Terhormat dari NTU Singapura
Di Pesantren Tebuireng, Nadiem Makarim Menginap di Kamar Mendiang KH. Hasyim Asyari
ITS Borong Penghargaan Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional