Hadiah yang Tak Ternilai
Setelah wisuda, Syifa tidak ingin berhenti. Ia berencana bekerja sambil mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi S2 melalui jalur beasiswa penuh.
Dan untuk mahasiswa yang masih dalam perjalanan, ia meninggalkan satu pesan yang terasa hangat sekaligus jujur:
"Temukan hal yang membuat kalian enjoy dan bahagia menjalaninya. Karena dari situ, semangat tumbuh dengan sendirinya."
Di hari ulang tahun ibunya, Syifa tidak membeli kue, tidak memesan bunga. Ia memberikan sesuatu yang jauh lebih bermakna: toga, gelar, dan air mata haru yang tak perlu kata-kata. ***