Firman-firman Allah tentang jenis, cara, atau jalan rezeki yang diberikan Allah swt ini sudah seharusnya menambah keimanan kita kepada-Nya dan meningkatkan sikap tawakal kita dalam kehidupan. Jangan sampai kita terobsesi dengan bekerja tanpa kenal waktu sehingga melupakan tugas utama kita di dunia ini yakni beribadah kepada-Nya.
Allah berfirman:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ
Artinya: “Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” (Adz-Dzariyat: 56)
Dalam bekerja, kita juga harus tanamkan niat sebagai bentuk ibadah kepada Allah untuk memenuhi kebutuhan hidup sebagai bekal beribadah kepada-Nya. Jika hal ini bisa kita tanamkan dalam diri kita, maka Insyaallah, Allah akan terus mengalirkan rezeki yang maksimal dari sisi kuantitas dan kualitas.
Kita harus tetap bekerja untuk kehidupan dunia, namun kita juga harus menyadari bahwa kehidupan ini akan berakhir dan kita akan kembali kepada-Nya. Dalam sebuah hadits riwayat Ibnu Umar, rasulullah bersabda:
اعْمَلْ لِدُنْيَاكَ كَأَنَّكَ تَعِيْشُ أَبَداً وَاعْمَلْ لِآخِرَتِكَ كَأَنَّكَ تَمُوْتُ غَداً
Artinya, “Bekerjalah untuk duniamu seolah akan hidup selamanya, dan bekerjalah untuk akhiratmu seolah engkau akan mati esok hari.”
Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah,
Semoga kita senantiasa menjadi hamba-hamba yang terus mengalir rezekinya dan mendapatkan keberkahan dan ridho Allah swt dalam kehidupan di dunia dan akhirat. Amin.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَلَّ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ، أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ
Baca Juga: Festival Gerobak Sapi, Cara para ‘Badjingan’ Lestarikan Alat Transportasi Tradisional
Khutbah II
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِاْلاِتِّحَادِ وَاْلاِعْتِصَامِ بِحَبْلِ اللهِ الْمَتِيْنِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، إِيَّاهُ نَعْبُدُ وَإِيَّاُه نَسْتَعِيْنُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَلْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. اِتَّقُوا اللهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَسَارِعُوْا إِلَى مَغْفِرَةِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. وَصَلَّى الله عَلَى سَيِّدَنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَ الْمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْاَمْوَاتْ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Artikel Terkait
Haji 2022 : Link Livestreaming Khotbah Arafah Diterjemahkan ke 14 Bahasa. Diharapkan Mencapai 150 Juta Umat
Khutbah Jumat: Memuliakan Bulan Muharram dengan Melaksanakan Puasa dan Menyantuni Anak Yatim
Khutbah Jumat : Memaknai Rebo Wekasan Sebagai Hari Baik dan Berkah
Khutbah Jumat : Tiga Ciri Haji Mabrur Menurut Rasulullah
Khutbah Jumat: Mengisi Kemerdekaan dan Menjaga Persatuan sebagai bentuk Cinta Tanah Air