TITIKTEMU.CO, Manusia mustahil akan mampu menghitung nikmat yang diberikan Allah. Jika demikian, maka bentuk syukur kita pun masih terus mengalami kekurangan.
Khutbah Jumat ini mengingatkan bahwa kita harus senantiasa bersyukur kepada Allah swt yang telah banyak menganugerahkan nikmat dan rezeki dalam kehidupan kita di dunia.
Terdapat beberapa cara Allah memberikan rezeki kepada Umat-Nya dan mendapatkan keberkahan serta ridho dari sang Pencipta.
Baca Juga: Beasiswa Indonesia Bangkit Masuk Seleksi Wawancara 3.241 Mahasiswa
Maka jika kita mencoba menghitung nikmat Allah, niscaya tidak akan mampu untuk menghitungnya.
Dikutip dari nu.or.id, khutbah Jumat tentang cara Allah memberikan rezeki ini ditulis oleh Muhammad Faizin, Sekretaris MUI Lampung.
Baca Juga: Gobak Sodor Akan Mulai Dilombakan Di Yogyakarta
Khutbah I
الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَه لَاشَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْن. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى : وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَةَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا ۗاِنَّ اللّٰهَ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah,
Pada kesempatan yang mulia ini, tidak bosan-bosannya khatib berpesan kepada seluruh jamaah wabil khusus kepada diri khatib pribadi untuk senantiasa meningkatkan dan menguatkan ketakwaan kepada Allah swt. Upaya ini diwujudkan dengan senantiasa menjalankan perintah Allah dan menjauhi segala yang dilarang oleh Allah swt.
Pada kesempatan ini juga, khatib mengajak kepada jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah swt yang telah banyak menganugerahkan nikmat dan rezeki dalam kehidupan kita di dunia. Segala nikmat yang dianugerahkan ini tak mungkin bisa kita hitung satu persatu.
Hal ini telah ditegaskan dalam Al-Qur’an Surat An-Nahl ayat 18:
وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَةَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا ۗاِنَّ اللّٰهَ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Artikel Terkait
Haji 2022 : Link Livestreaming Khotbah Arafah Diterjemahkan ke 14 Bahasa. Diharapkan Mencapai 150 Juta Umat
Khutbah Jumat: Memuliakan Bulan Muharram dengan Melaksanakan Puasa dan Menyantuni Anak Yatim
Khutbah Jumat : Memaknai Rebo Wekasan Sebagai Hari Baik dan Berkah
Khutbah Jumat : Tiga Ciri Haji Mabrur Menurut Rasulullah
Khutbah Jumat: Mengisi Kemerdekaan dan Menjaga Persatuan sebagai bentuk Cinta Tanah Air