• Selasa, 4 Oktober 2022

Khutbah Jumat : Memaknai Rebo Wekasan Sebagai Hari Baik dan Berkah

- Kamis, 22 September 2022 | 10:00 WIB
Memaknai Rebo Wekasan dengan meningkatkan amaliyah di hari itu. Ilustrasi (pixabay)
Memaknai Rebo Wekasan dengan meningkatkan amaliyah di hari itu. Ilustrasi (pixabay)

TITIKTEMU.CO, - Rebo Wekasan atau Rabu terakhir bulan Safar oleh sebagian kalangan dianggap sebagai hari keramat dan menakutkan. Sudah menjadi pandangan masyarakat umum di hari tersebut diyakini bahwa Allah akan menurunkan berbagai bala’ atau musibah.

Sehingga pada hari Rabu terakhir bulan Safar atau Rebo Wekasan ini umat islam dianjurkan melaksanakan berbagai amaliyah sebagai upaya menolak bala’ tersebut.

Dilansir titiktemu.co dari laduni.id, dalam teks khutbah Jumat ini, dijelaskan tentang apa dan bagaimana Rebo Wekasan menurut pandangan masyarakat dan dilihat dari sisi  syariat islam. Khutbah Jumat ini mengajak umat Islam untuk memaknai Rebo Wekasan atau Rebo Pungkasan sebagai hari baik dan penuh berkah.

Baca Juga: Keutamaan Hari Jumat : Wajib Shalat Jumat bagi Laki-laki, lalu Perempuan Bagaimana?

 

Berikut teks lengkap khutbah Jumat tentang cara memaknai Rebo Wekasan sebagai hari baik yang ditulis oleh Zaenal arsyad A. S. Fil.

Khutbah I

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِىْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدىْ وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُوْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لآ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى خَاتَمِ اْلاَنْبِيَآءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ مُحَمَّدٍ وَّعَلى آلِهِ وَصَحْبِهِ أجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا. وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗۗ اِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Mengawali khutbah ini, tidak bosan-bosannya, khatib mengajak kepada diri khatib pribadi dan seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur pada Allah swt atas segala anugerah nikmat yang kita terima dalam kehidupan ini.

Halaman:

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Website

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X