Universitas Udayana juga bereaksi dengan membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK).
Satgas ini bekerja menelusuri dugaan perundungan terhadap Timothy yang sempat disebut menerima tekanan dari lingkungan kampus sebelum meninggal.
Dalam rapat bersama yang melibatkan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dewan Mahasiswa, dan Fakultas Kedokteran, pihak kampus menyatakan percakapan yang beredar di media sosial mencerminkan sikap yang tidak manusiawi.
"Kasus ini akan diproses sesuai aturan dan kode etik mahasiswa," demikian pernyataan resmi pihak kampus.
Baca Juga: Shin Tae-yong: Haruskah Timnas Indonesia Kembali ke Pelatih yang Kenal Mental Pemain?
Pola Berulang di Dunia Kedokteran
Tragedi Timothy mengingatkan publik pada kasus Aulia Risma, dokter muda Program Spesialis Universitas Diponegoro (UNDIP), yang ditemukan meninggal di tahun 2024 diduga karena tekanan ekstrem dalam pendidikan kedokteran.
Kasus itu bahkan membuat Kementerian Kesehatan menghentikan sementara program studi Anestesi FK UNDIP di RSUP Dr. Kariadi.
Kedua kasus ini memperlihatkan pola yang sama: tekanan akademik, budaya senioritas, dan minimnya pengawasan.
Tuntutan Reformasi di Kampus
Banyak pihak kini mendesak reformasi budaya akademik di fakultas kedokteran yang dianggap terlalu keras dan cenderung menormalisasi perundungan.
Dunia pendidikan tidak seharusnya menjadi tempat tumbuh suburnya kekerasan verbal, mental, maupun sosial.
"Media sosial harus digunakan secara bijak. Profesi kesehatan itu profesi kemanusiaan, bukan pelecehan moral," tutup Sudana.
Kasus ini membuka kembali luka lama: benarkah disiplin akademik harus dibayar dengan nyawa?***
Artikel Terkait
Golden Merge APK: Cara Main dan Tutorial Penarikan Saldo
Jejak Panjang Utang Whoosh: Ambisi Besar, Arah Politik, dan Tanda Tanya yang Belum Terjawab
Rapor Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran: Janji Besar, Realita Berat, dan Rakyat yang Makin Tersisih
Ini Strategi BRI Jaga Kualitas Pembiayaan KPR Subsidi untuk Perkuat Akses Hunian
Shin Tae-yong: Haruskah Timnas Indonesia Kembali ke Pelatih yang Kenal Mental Pemain?
Profil Louis van Gaal: Dari Pemain Biasa Jadi Pelatih Legendaris, Benarkah Bakal Tangani Timnas Indonesia?
Drama Hukum Lisa Mariana dan Ridwan Kamil: Deadlock Mediasi dan Langkah Hukum Selanjutnya
Sederet Catatan Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, dari Celios hingga Poltracking Indonesia
Jonatan Christie Taklukkan Shi Yu Qi, Raih Gelar Juara Denmark Open 2025 Lewat Pertarungan Sengit
Download EA SPORTS FC 26 PPSSPP ISO Terbaru 2025 Grafik HD untuk Android