TITIKTEMU.CO - Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau yang kini dipasarkan dengan nama Whoosh, kembali menjadi sorotan publik.
Di satu sisi, proyek ini diklaim sebagai simbol kebanggaan era modernisasi transportasi Indonesia.
Namun di sisi lain, muncul pertanyaan tajam yang belum pernah benar-benar terjawab: siapa yang harus bertanggung jawab atas beban utang besar yang kini melekat pada proyek ini?
Isu ini kembali memanas setelah politisi Akbar Faizal menanggapi pernyataan ekonom Faisal Basri yang menyebut bahwa masa pengembalian investasi proyek kereta cepat bisa memakan waktu hingga lebih dari 30 tahun.
Dengan biaya tiket yang terus naik dan tingkat okupansi yang masih dipertanyakan, proyek ini dinilai masih jauh dari kata “menguntungkan”.
“Kalau balik modalnya sampai 33 tahun, itu sudah bukan investasi lagi,” kata Akbar Faizal dalam kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored pada Minggu, 19 Oktober 2025.
Baca Juga: 30 Tahun Jadi Aktor, Ferry Salim Ganti Haluanj Jadi Pengacara di Usia 58 Tahun
Siapa yang Mengubah Arah Proyek dari Jepang ke China?
Polemik semakin melebar ketika muncul kembali pertanyaan lama: siapa yang pertama kali memutuskan untuk memindahkan proyek kereta cepat dari Jepang ke China?
Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menjawab lugas dalam diskusi yang sama.
Menurutnya, keputusan tersebut tidak bisa dilepaskan dari peran Presiden ke-7 Indonesia.
“Ya tentu Presiden saat itu, Joko Widodo. Karena tahun 2014–2015 beliau yang memimpin,” ujar Agus Pambagio.
Padahal sebelumnya, Jepang telah menawarkan skema pendanaan berupa pinjaman antar pemerintah (G2G) dengan bunga hanya 0,1 persen.
Artikel Terkait
30 Tahun Jadi Aktor, Ferry Salim Ganti Haluanj Jadi Pengacara di Usia 58 Tahun
Bara Panas Proyek Whoosh: Mahfud MD Tantang KPK Usut Dugaan Mark Up Tanpa Menunggu Laporan!
DOWNLOAD Stella Sora untuk Android, iOS, dan PC, Cek Spesifikasi dan Ukuran
LINK DOWNLOAD eFootball 2026 Versi 5.0.0 dan Cara Update di Android, iOS, dan PC
Cara Download Valorant Mobile di Android dan iOS untuk Pemain Global
Mengapa Menkeu Purbaya Tolak Utang Kereta Cepat Woosh Dibayar APBN? Cek Besarannya
Peringatan Keras dari OJK: Uang Rp7 Triliun Raib Dibawa Penipu Digital, Indonesia Darurat Scam!
23 Juta Peserta Menunggak, Pemerintah Siapkan Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan
20 Prompt Gemini AI untuk Bikin Potret Close Up yang Elegan, Estetik, dan Realistis!
OJK Ungkap Kerugian Akibat Penipuan Keuangan Capai Rp7 Triliun, Indonesia Tertinggi di Dunia?