TITIKTEMU.CO - Satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka telah berjalan.
Janji kampanye ditagih rakyat, realita diukur pakai data, bukan tepuk tangan seremonial televisi nasional.
Pemerintah bicara besar soal “kesejahteraan merata, ekonomi tumbuh, pendidikan untuk semua”.
Namun laporan lapangan, survei publik, dan data ekonomi justru menampilkan cerita lain: rakyat masih gigit jari, kesenjangan makin terasa, dan pendidikan jalan di tempat.
Baca Juga: Bara Panas Proyek Whoosh: Mahfud MD Tantang KPK Usut Dugaan Mark Up Tanpa Menunggu Laporan!
Mengapa Evaluasi Setahun Pemerintahan Penting?
Evaluasi ini bukan soal suka atau tidak suka. Ini soal nasib 275 juta rakyat. Kebijakan yang salah bukan sekadar angka gagal di laporan ekonomi, tapi nyawa, masa depan anak, dan isi perut rakyat kecil yang dipertaruhkan.
Pemerintah bekerja pakai uang rakyat. Karena itu, rakyat berhak menagih: mana janji perut kenyang, lapangan kerja, biaya sekolah murah, dan masa depan yang dijanjikan?
Baca Juga: 23 Juta Peserta Menunggak, Pemerintah Siapkan Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan
Ekonomi: Angka Pemerintah Naik, Isi Dompet Rakyat Turun
Pemerintah bangga menyebut pertumbuhan ekonomi mencapai 5,02% (BPS 2025).
Namun kenyataan di lapangan berbeda. Harga beras naik, tarif listrik naik, dan daya beli menurun.
Ekonomi tumbuh, rakyat tidak ikut merasakan.
Jumlah penduduk miskin: 25,22 juta jiwa (BPS 2025)
Artikel Terkait
Bara Panas Proyek Whoosh: Mahfud MD Tantang KPK Usut Dugaan Mark Up Tanpa Menunggu Laporan!
DOWNLOAD Stella Sora untuk Android, iOS, dan PC, Cek Spesifikasi dan Ukuran
LINK DOWNLOAD eFootball 2026 Versi 5.0.0 dan Cara Update di Android, iOS, dan PC
Cara Download Valorant Mobile di Android dan iOS untuk Pemain Global
Mengapa Menkeu Purbaya Tolak Utang Kereta Cepat Woosh Dibayar APBN? Cek Besarannya
Peringatan Keras dari OJK: Uang Rp7 Triliun Raib Dibawa Penipu Digital, Indonesia Darurat Scam!
23 Juta Peserta Menunggak, Pemerintah Siapkan Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan
20 Prompt Gemini AI untuk Bikin Potret Close Up yang Elegan, Estetik, dan Realistis!
OJK Ungkap Kerugian Akibat Penipuan Keuangan Capai Rp7 Triliun, Indonesia Tertinggi di Dunia?
Pemerintah Kaji Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan, Lebih dari 23 Juta Peserta Masih Menunggak Rp10 Triliun