TITIKTEMU.CO - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan meluncurkan program afirmasi untuk guru-guru yang belum memiliki ijazah D4 atau S1.
Program afirmasi ini menjadi angin segar bagi ribuan tenaga pendidik, terutama guru Paud dan guru SD, yang selama ini belum sempat melanjutkan kuliah.
Tujuan dan Pelaksanaan Program Afirmasi Guru
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Nunuk Suryani, menyampaikan bahwa program afirmasi ni diharapkan bisa mulai berjalan pada semester mendatang.
Pada tahap awal di tahun 2025, sebanyak 12.500 guru PAUD dan guru SD akan mendapatkan bantuan pendidikan.
Walaupun angka ini baru sebagian kecil dari total guru yang belum bergelar sarjana, program ini tetap menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Total Guru Belum Bergelar Sarjana
Nunuk menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 249.623 guru formal yang belum memiliki ijazah S1 atau D4.
Jika ditambah dengan guru PAUD nonformal, totalnya mencapai 351.191 guru.
Besarnya jumlah ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah, terlebih dengan keterbatasan anggaran yang tersedia.
Bantuan Dana Kuliah Rp 3 Juta per Semester
Guru yang lolos seleksi program afirmasi akan menerima bantuan dana kuliah sebesar Rp 3 juta per semester.
Dana tersebut akan langsung dikirimkan ke perguruan tinggi tempat guru tersebut menempuh pendidikan, sehingga tidak perlu khawatir soal proses administrasi.
Artikel Terkait
Prediksi Besaran Gaji Guru Sekolah Rakyat 2025, Setara atau Lebih dari UMR?
Akun IG dan Tiktok Anggrek Anggarayani Apa? Video Viral Guru Gunting Seragam Siswa di Sragen, Fakta dan Pelajaran Penting untuk Orang Tua
Insentif Guru RA dan Madrasah Non ASN Cair Juni 2025, Per Guru Terima Rp1,5 Juta
Jadwal PPG Guru Tertentu Terbaru Mei 2025: Cara Lapor Diri, Konfirmasi Kesediaan, dan Persyaratan
Bantuan Rp 300 Ribu per Bulan untuk Guru Honorer Cair Mulai Juli 2025, Simak Syarat dan Cara Penerimaannya