Perlu Evaluasi Serius dan Peninjauan Kembali
Melihat berbagai temuan tersebut, KPAI menilai program ini perlu ditinjau kembali agar sasaran dan pelaksanaannya lebih tepat guna dan tidak menimbulkan potensi pelanggaran hak anak.
“Yang paling penting adalah memastikan bahwa pendekatan pendidikan karakter tetap berorientasi pada perlindungan dan perkembangan anak, bukan semata pendekatan militeristik,” tegas Jasra.
Artikel Terkait
Viral Gubernur Jawa Dedi Mulyadi Berdiskusi dengan Remaja Soal Larangan Wisuda dan Penggusuran di Bantaran Sungai
Dedi Mulyadi Dorong KB Pria Jadi Syarat Bantuan Sosial dan Beasiswa di Jawa Barat
Dedi Mulyadi Larang Wisuda TK hingga SMA, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Perbolehkan, Asal Tak Berlebihan
Dedi Mulyadi Temui Mantan Pemain Sirkus OCI: Mengangkat Luka Lama demi Keadilan Kemanusiaan
Dedi Mulyadi Fasilitasi Pertemuan Eks Pemain Sirkus OCI dan Manajemen Taman Safari: Suara yang Lama Terkubur Akhirnya Terdengar
Aksi Siswa SMA Yadika 8 Bekasi Bersih-Bersih Sungai, Dedi Mulyadi: Ini Baru Anak Muda Keren!
Kritik Tajam Dedi Mulyadi: BUMD Jawa Barat dan Beban Fiskal Daerah Perlu Evaluasi Total
Biodata Putri Karlina, Wakil Bupati Garut yang Dilamar Anak Dedi Mulyadi di GBLA
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kunjungi Lokasi Ledakan Amunisi Garut, Janji Bantu Pendidikan Anak Korban
Program Siswa "Nakal" Masuk Barak TNI di Jawa Barat Disorot KPAI, Evaluasi dan Peran Orang Tua Jadi Sorotan