Menkes Budi Gunadi Wajibkan Tes Psikotes untuk PPDS, Tanggapi Kasus Pelecehan Seksual dan Evaluasi Jam Kerja Peserta

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 21 April 2025 | 17:00 WIB
Menkes Budi Gunadi Kasus Maraknya Pelecehan Seksual dilakukan oknum dokter PDDS wajibkan tes psikotes  (presidenri.go.id)
Menkes Budi Gunadi Kasus Maraknya Pelecehan Seksual dilakukan oknum dokter PDDS wajibkan tes psikotes (presidenri.go.id)

Baca Juga: Ternyata Ada 2 Korban Lagi Dari Dokter PPDS Unpad Cabul di RSHS, Terungkap Keduanya Merupakan Pasien: Masih di Rumah Sakit

Fokus pada Kesejahteraan Peserta PPDS

Budi Gunadi Sadikin juga mengungkapkan komitmennya untuk memperhatikan kesejahteraan fisik dan mental para peserta PPDS.

Ia menyatakan akan memberikan perhatian lebih terhadap kondisi kesehatan peserta didik ini, baik dari segi kesehatan raga maupun mental.

"Saya akan berkomitmen untuk bertemu dengan para peserta PPDS untuk memastikan mereka mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan kesejahteraan mereka tetap terjaga," kata Budi.

Baca Juga: ISTIMEWA! Musim Haji Tahun Ini Bertepatan dengan Haji Akbar. Menag: Pahala 70 Kali Lebih Besar dari Haji Biasa

Perbaikan Sistem Seleksi dan Pemberian Pendapatan untuk Peserta PPDS

Selain itu, Menkes juga menyebutkan bahwa pihaknya sedang merencanakan perbaikan dalam sistem seleksi peserta PPDS.

Salah satu langkah yang diusulkan adalah memberikan Surat Izin Praktik (SIP) sebagai dokter umum bagi peserta PPDS, agar mereka dapat melakukan praktik medis dan memperoleh penghasilan dari pekerjaan mereka.

Hal ini diharapkan dapat meringankan beban peserta didik sekaligus memberikan pengalaman yang lebih berharga dalam dunia medis.

Baca Juga: 100 Ribu Visa Telah Terbit, Mulai 1 Mei Calon Jemaah Masuk Asrama Haji. Cek Jadwal Lengkapnya di Sini!

"Saya telah meminta kepada Dirjen Tenaga Kesehatan untuk memastikan bahwa para peserta PPDS ini mendapatkan SIP sebagai dokter umum, sehingga mereka bisa berpraktik dan mendapatkan pendapatan," jelas Budi.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk melakukan perbaikan signifikan terhadap sistem pendidikan di Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Dengan evaluasi terhadap jam kerja yang berlebihan, serta memberikan perhatian lebih pada kesejahteraan fisik dan mental peserta, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mendukung bagi calon dokter spesialis di Indonesia.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: kemenkes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X