TITIKTEMU.CO - Lini masa media sosial (medsos) tengah dihebohkan dengan viralnya kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad).
Peserta PPDS Unpad itu diduga membius dan memperkosa keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung.
Terkini, Polda Jabar menahan seorang peserta PPDS Unpad berinisial PAP (31) atas dugaan kekerasan seksual terhadap keluarga pasien di RSHS Bandung.
Baca Juga: Ketika Ribuan Staf MBG Belum Digaji, Prabowo Justru Soroti Menteri Belum Dapat Mobil Dinas
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, membenarkan bahwa kasus tersebut telah ditangani oleh pihaknya.
"Iya kita tangani kasusnya, sudah ditahan tanggal 23 Maret tersangkanya," kata Surawan kepada awak media di Bandung, pada Rabu, 9 April 2025.
Surawan menjelaskan, pelaku merupakan peserta residen program spesialis anestesi di Unpad.
Baca Juga: Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit-LPDP 2025 Masih Dibuka, Usia Maksimal 42 Tahun
Kejadian itu terjadi di RSHS Bandung pada pertengahan Maret 2025 lalu.
"Pelakunya satu orang, umur 31 tahun, merupakan spesialis anestesi," tutur Surawan.
Sebelumnya, salah satu postingan yang viral tampak membagikan tulisan chat yang menyebut adanya pemerkosaan terhadap penunggu pasien dengan menggunakan obat bius.
Baca Juga: Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kemenhub 2025 Dibuka: Cek Daftar 15 Kampus dan Jadwalnya
"Assalamualaikum dok. Izin saya mendapat informasi bahwa ada 2 Residen Anestesi PPDS melakukan pemerkosaan kepada penunggu pasien dengan menggunakan obat bius," tulis akun Instagram @ppdsgramm, pada Selasa, 8 April 2025.
Artikel Terkait
Jangan Takut Dengan Hipertensi, Dokter Ahli Undip Ini Berbagi Rahasia
Aurelie Moeremans Resmi Dinikahi Dokter Kretek di California, Ini Profil Sang Suami, Yang Punya Darah Indonesia
Terdampak Banjir, Direktur RSUD Chasbullah Bekasi Cemaskan Kondisi Pasien Akibat Fasilitas Rumah Sakit yang Belum Memadai
Paus Fransiskus Keluar dari Rumah Sakit Setelah Dirawat Selama 38 Hari
Saking Berkembang dan Canggihnya AI, Bill Gates Prediksi Profesi Guru dan Dokter akan Hilang dalam 10 Tahun Mendatang