DeepSeek vs ChatGPT, Persaingan AI Asal China versus AS di Dunia Kecerdasan Buatan. Siapa Lebih Unggul?

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Jumat, 31 Januari 2025 | 06:00 WIB
Potret layanan AI buatan China, DeepSeek (kiri) dan AI asal Amerika Serikat, ChatGPT (kanan) (Instagram.com / @deepseek.ir - @chatgptricks)
Potret layanan AI buatan China, DeepSeek (kiri) dan AI asal Amerika Serikat, ChatGPT (kanan) (Instagram.com / @deepseek.ir - @chatgptricks)


TITIKTEMU.CO - Perusahaan rintisan (start up) teknologi di China yang bergerak di bidang kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), DeepSeek menggemparkan pasar saham di Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari Reuters, DeepSeek menyalip pesaing yang merupakan perusahaan AI asal AS, ChatGPT sebagai aplikasi yang teratas di App Store AS dengan 2 juta unduhan.

DeepSeek didukung oleh model DeepSeek-V3 yang menggunakan chip Nvidia H800 dengan biaya kurang dari 6 juta dolar AS atau setara Rp97,3 miliar.

Baca Juga: AI Buatan China DeepSeek Guncang Dunia Kecerdasan Buatan, Andalkan ChatGPT Ketar-ketir

Pihak DeepSeek mengklaim, mengaku biaya pengembangan model DeepSeek R1 yang dirilis pada Januari 2025 dinilai 20 kali lebih murah daripada model OpenAI dari ChatGPT milik AS.

Akibat efisiensi dan biaya yang murah inilah, DeepSeek kini mendapatkan atensi dari dunia kecerdasan buatan internasional.

Selain biaya yang murah, kecanggihan AI-nya juga setara dengan AI milik perusahaan teknologi AS, ChatGPT.

Baca Juga: Beasiswa Fulbright Master’s Degree: Peluang Kuliah S2 Gratis di Amerika Serikat. Batas Waktu Daftar 15 Februari 2025

Perusahaan DeepSeek mengaku dua model AI-nya, DeepSeek-V3 dan DeepSeek-R1 mendapat pujian dari para eksekutif Silicon Valley dan ahli teknologi AS, karena tidak kalah dengan model AI ChatGPT maupun AI Meta.

Trump: Kita Harus Bisa Bersaing dan Menang!

Dalam laporan yang ditulis Reuters pada Selasa, 28 Januari 2025, Presiden AS Donald Trump sampai ikut bereaksi tentang DeepSeek yang dinilai 'mengguncang' pasar global.

Presiden AS itu mengatakan kemunculan DeepSeek menjadi peringatan bagi perusahaan teknologi di AS.

Baca Juga: Beasiswa BCA Tahun Ajaran 2025: Program Pendidikan Teknik Informatika

"Peluncuran DeepSeek, AI dari sebuah perusahaan Tiongkok harus menjadi peringatan bagi industri kita (AS)," ucap Trump di AS pada Senin, 27 Januari 2025.

"Kita harus fokus agar bisa bersaing dan menang," tegas sang Presiden AS terhadap DeepSeek.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X