DeepSeek vs ChatGPT, Persaingan AI Asal China versus AS di Dunia Kecerdasan Buatan. Siapa Lebih Unggul?

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Jumat, 31 Januari 2025 | 06:00 WIB
Potret layanan AI buatan China, DeepSeek (kiri) dan AI asal Amerika Serikat, ChatGPT (kanan) (Instagram.com / @deepseek.ir - @chatgptricks)
Potret layanan AI buatan China, DeepSeek (kiri) dan AI asal Amerika Serikat, ChatGPT (kanan) (Instagram.com / @deepseek.ir - @chatgptricks)

Baca Juga: LOWONGAN KERJA Kementerian Kesehatan RI untuk Sejumlah Posisi, Pendaftaran Dibuka hingga 07 Februari 2025, Ini Link Daftarnya!

AI buatan China itu tidak merekomendasikan hotel, namun poin plusnya, DeepSeek memberikan saran restoran sekaligus menu yang wajib dicoba kepada pengguna.

Biaya Operasional DeepSeek Lebih Murah Ketimbang ChatGPT

Dilansir dari Reuters, DeepSeek dan ChatGPT sama-sama mempunyai versi gratis yang menawarkan layanan yang serupa.

Layanan umum itu mulai dari menjawab pertanyaan hingga memberikan bantuan untuk memecahkan masalah yang diungkap pengguna.

Di sisi lain, kedua layanan AI itu pun mempunyai versi yang berbayar. DeepSeek dinilai lebih hemat ketimbang ChatGPT.

Baca Juga: Beasiswa BCA Tahun Ajaran 2025: Program Pendidikan Teknik Informatika

Biaya langganan ChatGPT mulai dari 20 dolar AS per bulan atau setara Rp323 ribu per bulan, sedangkan DeepSeek lebih terjangkau dengan harga sekitar 0,50 dolar AS per bulan atau sekitar Rp8.000 per bulan.

Itulah ulasan terkait kelebihan dan kekurangan DeepSeek buatan China dengan ChatGPT asal AS bagi para pengguna.

Perkembangan teknologi masa kini yang dinamis, membuat kemungkinan adanya perubahan model dan teknis kedua layanan AI itu sejak artikel ini tayang.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X