Ketegangan di Timur Tengah dan Asia
Ketegangan di Timur Tengah dan Asia juga semakin memprihatinkan.
Perang antara Israel dan Hamas di Gaza serta ketegangan yang melibatkan Iran dan negara-negara lain di kawasan tersebut berpotensi memicu eskalasi yang lebih besar.
"Kami memantau dengan cermat dan berharap gencatan senjata di Gaza akan bertahan. Namun, ketegangan di Timur Tengah, termasuk dengan Iran, masih sangat berbahaya dan tidak stabil," kata Holz.
Di Asia, China semakin meningkatkan tekanan militer terhadap Taiwan, mengirimkan kapal perang dan pesawat tempur di sekitar pulau yang diklaim sebagai wilayahnya.
Sementara itu, Korea Utara terus melakukan uji coba rudal balistik yang dapat membawa hulu ledak nuklir, menambah ketegangan di kawasan tersebut.
"Ada banyak titik panas potensial di dunia, termasuk Taiwan dan Korea Utara. Jika salah satu konflik ini meletus, negara-negara dengan kekuatan nuklir bisa terlibat, yang akan membawa dampak tak terduga dan sangat menghancurkan," kata Holz.
Krisis Iklim Dunia
Krisis iklim juga menjadi faktor utama dalam keputusan ini.
Data dari Organisasi Meteorologi Dunia PBB menunjukkan bahwa 2024 adalah tahun terpanas dalam sejarah.
Holz mengingatkan bahwa dalam dekade terakhir, dunia telah mengalami periode yang sangat panas, dan meskipun ada peningkatan penggunaan energi terbarukan seperti angin dan matahari, langkah-langkah global untuk mengatasi perubahan iklim masih jauh dari cukup.
"Selama 10 tahun terakhir, dunia mengalami dekade terpanas dalam sejarah. Meskipun ada kemajuan dalam penggunaan energi angin dan surya, langkah-langkah global masih belum cukup untuk menghindari dampak terburuk dari perubahan iklim," jelas Holz.
Artikel Terkait
Kumpulan Doa Malam Nuzulul Quran, Salah Satunya agar Memperoleh Syafaat Al Quran di Hari Kiamat
Taiwan Technical Mission 48 Tahun di Indonesia, Contoh Kerja Sama Pertanian Taiwan-Indonesia
Rumah Rp 129 Miliar Paris Hilton Musnah, Jadi Salah Satu Korban Kebakaran di Los Angeles, Amerika Serikat
Gencatan Senjata Tak Bermakna, Israel Tetap Serang Gaza Hingga 80 Orang Tewas
AS Mewacanakan Relokasi Pengungsi Gaza ke Indonesia,
Wacana Relokasi Pengungsi Gaza ke Indonesia, MUI: Itu Adalah Upaya Pengusiran Warga Palestina
Hanya Beberapa Jam Setelah Donald Trump Dilantik jadi Presiden, AS Putuskan Keluar dari Anggota WHO, Ini Alasannya
Resesi Seks! Angka Pernikahan dan Kelahiran Turun Drastis di Jepang
Indonesia Salah Satu Destinasi Favorit, Saat Warga Negara China Libur Panjang untuk Merayakan Imlek