Saat ini, penonton disuguhi pentas, tontonan yang menarik. Silahturahim-silaturahim Lebaran tapi bernuansa politik, pertemuan-pertemuan empat mata atau bahkan banyak mata, dan pertemuan-pertemuan rahasia yang diketahui umum, banyak dilakukan oleh para aktor, para pemain, para sutradara, para figuran, para produser.
Baca Juga: 'PESAN SINGKAT DI HARI JUMAT' Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
Berbagai pernyataan dukungan, kebulatan tekad, ijitima, ungkapan sikap yang dilakukan berbagai kelompok entah itu kelompok arisan, alumni, teman sehobi, kawan sepermainan, partai politik, tokoh-tokoh dan elite masyarakat, organisasi-organisasi kemasyarakatan bermunculan. Intinya mendukung seorang aktor utama dengan segala macam bumbu-bumbu kehebatannya.
Para penonton, rakyat, sudah paham siapa yang memang betul-betul hebat; siapa yang dibuat seperti hebat; siapa yang tampil seperti aktor hebat; siapa yang hebat berakting. Pendek kata, penonton sudah pintar membedakan. Meskipun masih ada juga penonton yang nggak paham. Mereka biasanya asal teriak atau bertepuk tangan. Itupun sesuai arahan.
Media-media sosial disesaki ungkapan dukungan-dukungan: ada yang berupa video, meme, karikatur, nyanyian, foto, tik tok, maupun analisis-analisisan yang benar-benar mencerdaskan maupun yang tidak. Juga hasil-hasil survei elektabilitas para aktor utama serta partainya, bermunculan.
Pendek kata, inilah zaman banjir bandang informasi. Segala macam informasi dalam beragam bentuknya ada. Bahkan yang sifatnya bodong, bohong, hoaks, palsu, menyesatkan, menghina, mendiskreditkan, merendahkan, melecehkan, mengecam dan segala jenisnya, selain yang memuji-muji, juga ada. Tidak hanya ada, tapi banyak.
Baca Juga: Tim U22 Bawa Pulang Emas Sepak Bola SEA Games 2023, Erick Tohir Bersyukur
Maka kalau tidak arif dan bijaksana dalam bersikap dan bertindak di zaman banjir bandang informasi ini akan tenggelam digulung arus air informasi.
***
Siang itu, kami merasa seakan-akan sudah menjadi ahli politik, yang tahu dan paham tentang dunia politik. Memang, di "musim politik" seperti sekarang ini bermunculan ahli-ahli politik; ahli politik musiman. Maka di mana-mana berseliweran analisa-analisa politik. Dan, kami sepertinya tidak mau ketinggalan.
Baca Juga: Resep Es Teh Apel Mint, Bikin Segar Tak Perlu Lama-lama